Menu ✖

Mode Gelap
KH Quraish Shihab Akan Hadiri Haul 40th H.Kalla-Athirah How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

Bisnis · 9 Des 2021 WIB ·

BI Sulsel Siapkan Uang Tunai 3,17 Triliun untuk Sambut Nataru


 BI Sulsel Siapkan Uang Tunai 3,17 Triliun untuk Sambut Nataru Perbesar

Makassar, Experience — Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan uang tunai menjelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) tahun 2021, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) telah menyiapkan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan uang tunai dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai dan layak edar.

BI Sulsel memperkirakan arus keluar uang tunai (outflow) pada periode NATARU tahun 2021 sebesar Rp3,17 triliun meningkat sebesar 6,02% (yoy) dibandingkan periode sebelumnya tahun 2020 sebesar Rp2,99 triliun. Besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat seiring dengan penurunan level PPKM di berbagai daerah.

“BI Sulsel bersinergi dengan perbankan dalam memaksimalkan pendistribusian uang di berbagai wilayah termasuk melalui kas titipan agar perbankan Sulsel memiliki kecukupan persediaan uang secara jumlah dan pecahan.” Ujar Causa Iman Karana Kepala BI Sulsel.

Dalam keterangan persnya Kamis (9/12/21) kepada Sulselexperience.com, dirinya menjelaskan dalam pelaksanaannya, BI Sulsel mewajibkan bank dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) untuk menjaga ketersediaan uang dengan kualitas baik dan optimal termasuk pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan menyediakan layanan penukaran uang kepada masyarakat di loket perbankan sehingga masyarakat dapat memperoleh pecahan uang sesuai dengan kebutuhan dan memastikan seluruh kegiatan pengolahan uang sesuai dengan aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Kepada masyarakat yang akan melakukan penukaran uang, BI Sulsel menghimbau agar penukaran dapat dilakukan secara kolektif, guna tetap menjaga physical distancing. Kepada bank yang menyediakan loket penukaran, agar dipastikan seluruh proses penukaran sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19.

Bank Indonesia berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan uang tunai secara cukup, dan terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai baik melalui digital banking, uang elektronik, maupun pemakaian QR Indonesia Standard (QRIS).

Perkembangan infrastruktur digital yang semakin berkembang diimbangi dengan kerangka aturan yang memadai telah mendukung terciptanya transaksi pembayaran non tunai dengan cepat, murah, mudah, aman, dan handal (cemumuah) sehingga mengarah pada terwujudnya less cash society. (Mad/**)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Avatar of u dg. Nai badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Modus Kejahatan Lingkungan Hidup dari Ketidaktahuan dan Keterpaksaan, Ketua FKH : Lawan

23 Oktober 2022 - 11:59 WIB

Essentials With a Point of View Koleksi Uniqlo U Fall/Winter 2022 Segera Diluncurkan 28 Oktober Mendatang

20 Oktober 2022 - 22:05 WIB

Huawei dan Telkomsel Perkenalkan Orbit Star H1, Modem Terbaru Untuk Pengalaman Internet Wifi

20 Oktober 2022 - 21:09 WIB

PT Vale Hibahkan Lapangan Sepakbola Pallawa, Kapolda Sulsel Mengapresiasi

20 Oktober 2022 - 20:34 WIB

Jalin Kolaborasi, Pelindo Jasa Maritim Tandatangani MoU untuk Dekarbonisasi Pelabuhan

20 Oktober 2022 - 09:37 WIB

Rangkaian Public Relations Week Indonesia, IPRS akan Kembali Digelar November

19 Oktober 2022 - 12:16 WIB

Trending di Komunitas