Makassar, Experience.com – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Bontoala yang dilaksanakan di Hotel Karebosi Premier Makassar, Jumat (26/1/2024) minus anggota DPRD kota Makassar.
Ketidakhadiran anggota Dewan yang seharusnya membawa aspirasi masyarakat dalam bentuk pokok pikiran (Pokir) yang nantinya diperjuangkan dalam pembahasan RAPBD disesalkan oleh sejumlah peserta Musrenbang,
“Saya miris melihat bahwa tidak ada satupun anggota DPRD yang hadir. Padahal kegiatan ini menjadi puncak aspirasi masyarakat yang seharusnya dusung oleh anggota DPRD ke tingkat legislatif.” ucap salah seorang peserta.
“Padahal banyak yang ingin kami sampaikan pada forum ini utamanya program program pembangunan dan pemberdayaan di kecamatan Bontoala.” tukasnya lagi.

Menanggapi pernyataan tersebut, kepala Bappeda kota Makassar Zulkifli Nanda yang hadir sebagai narasumber mengatakan bahwa kehadiran anggota dewan merupakan hal yang sangat penting dan seharusnya menjadi perhatian bagi para wakil rakyat,
“Seharusnya Anggota DPRD hadir pada kegiatan penting seperti Musrenbang, karena kehadiran anggota dewan sudah membantu, apalagi mereka itu membawa yang namanya pokok pikiran (Pokir) DPRD yang nantinya aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan disampaikan ke pemerintah kota.” kata Zulkifli.
“Saya merasa langsung ditembak dengan pertanyaan ini, karena berhubung istri saya juga anggota dewan.” kelakar suami Fatma Wahyuddin ini yang sontak mengundang gelak tawa peserta Musrenbang.
Di tempat sama, Camat Bontoala Ahmad Muhajir mengungkapkan sebelum kegiatan Musrenbang dilaksanakan telah melayangkan undangan kepada semua anggota DPRD khususnya dapil 2 Makassar,
“Sesuai mekanisne, kami pihak kecamatan sudah memberikan undangan kepada anggota Dewan, namun kemungkinan beliau beliau (anggota DPRD) terhalang karena masih ada kegiatan lain yang juga mendesak sehingga tidak bisa hadir hari ini.” ujar Muhajir.
Dilansir dari berbagai sumber, terdapat 10 orang anggota DPRD kota Makassar yang berada di dapil 2 meliputi Kacamatan Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah dan Tallo.
Wakil rakyat tersebut antara lain; Rudianto Lallo (Nasdem), Fatma Wahyuddin (Demokrat), Ray Suryadi Arsyad (Demokrat), Abdul Wahab Tahir (Golkar), A Pahlevi (Gerindra), William (PDIP), HM Yunus HJ (Hanura), Rahmat Taqwa Quraisy (PPP), Andi Astiah (PKS) dan Sahruddin Said (PAN).
Sekedar diketahui, Partisipasi anggota DPRD dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) memungkinkan penggalian berbagai ide dan masukan dari masyarakat (aspirasi) yang dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan.
Aspirasi itu kemudian dituangkan dalam bentuk pokok pikiran (Pokir) yang nantinya diperjuangkan dalam pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).
Reporter : Muh Ilho








