Nasib Warga Pombakka Butuh Perhatian Pemda Lutra

Makassar, Experience — Salah satu wilayah Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulsel kembali terendam banjir yang diduga akibat jebolnya tanggul yang selama ini di kerjakan dengan Gotong Royong oleh masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Pombakka, Kecamatan Malangke Barat (Malbar) membenarkan bahwa tanggul tersebut memang selama ini dikerjakan selalu oleh masyarakat dengan Gotong Royong

“Tanggul yang dikerjakan warga dengan gotong royong jobol. Tepatnya di Dusun Wellang Pellang,” kata Kepala Desa, Akhiruddin, Jumat (18/2/2022). Sulselexperience.com

Menurutnya, adapun banjir mengakibatkan 24 rumah warga dan sekitar 25 hektar kebun jeruk, 15 hektar coklat, dan 35 hektar jagung ikut terendam

“Untuk tambak belum ada yang tenggelam.” Sambungnya.

Olehnya, Kades Pombakka berharap agar masalah banjir ini diperhatikan, khususnya oleh Pemda Lutra.

“Intinya kami sangat membutuhkan pembangunan tanggul yang kuat . Selama ini tanggul hanya buatan warga secara gotong royong,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Kades Pombakka mengatakan, bahwa selain tanggul, salah satu hal yang juga dinginkan warga Pombakka adalah pembangunan jembatan Pombakka.

“Ini sudah lama ditunggu. Jembatan itu yang menghubungkan Lutra ke Kabupaten Luwu,” Ujarnya.

Sebagai informasi, Desa Pombakka merupakan daerah pesisir yang sangat rawan jika tanggul mereka jebol. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan