Diduga Cv Rahmat Hidayat Memarkup Peningkatan Sarana Prasarana UPTD SD 24 Parrasangang Beru Mengalami Kerusakan Parah

Maros, Experience — Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan fasilitas yang memadai

Manfaat peningkatan sarana dan prasarana pendidikan Menunjang proses pembelajaran, Meningkatkan mutu pembelajaran, Memudahkan tercapainya pembelajaran yang efektif, Membantu siswa belajar dengan lebih baik, Meningkatkan kemampuan siswa dalam berbagai bidang.

Meski demikian peningkatan sarana prasarana pendidikan pendidikan UPTD SDN 43 Parasangan beru Desa pajukukang kecamatan Bontoa kabupaten maros menuai sorotan pasalnya di beberapa bagian bangunanya yang dikerjakan Cv Rahmat Hidayat sudah mengalami kerusakan , semantara bangunan tersebut masih terhitung baru.

Pemerintah kabupaten maros Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan DISDIKBUD melaui Dana Alokasi Khusus DAK Aggaran perbelanjaan Negara APBN Menganggarkan UPTD SDN 43 parassangang beru guna peningkatan saran prasarana .

Jenis pekerjaan penigkatan sarana prasarana UPTD SD 43 parrasangan beru yakni , pembangunan ruang Guru, Ruang laboratorium komputer dan rehabilitasi kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang , dengan Anggaran yang di gunakan Rp901,843,800,_

Bacaan Lainnya

Anggota harian Aliansi Peduli Anti Korupsi Republik Indonesia (APAK RI) , Safar, mengatakan UPTD SD 43 parrasangang beru merupakan sekolah dasar unggulan bagi warga desa Pajjukukang.

“Kami Sangat sayangkan peningkatan sarana prasarana UPTD SD 43 pembangunan ruang guru dan ruang laboratorium komputer yang menggunakan anggaran yag cukup besar namun bangunan itu sudah mengalami keretakan pada bagian dinding ruang tersebut. “Ungkapnya.

Secara tekhnis kami juga duga ada kekeliruan dalam pengawasan, “seharusnya tim tekhnis terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi kerusakan apa yang dialami UPTD SDN 24. Konsultan pengawas harus bertanggung jawab atas kelalaiannya itu .”Tegasnya.

Jika melihat kondisi bangunan tersebut, besar dugaan kami pembangunan itu di markup. Sebab Keretakan dinding tembok mengelilingi ruang yang baru saja di bangun. Pengerjaan ruang tersebut dianggap selesai pada November 2024 , Yang dikerjakan oleh Cv Rahmat Hidayat menggunakan anggaran Rp.901,843,800. Bersumber dari APBN, sementara bangunan tidak berkwalitas.”terangnya.

“Dari hasil pantauan kami , demi pencegahan tindakan korupsi yang di duga terjadi pada proyek pembangunan ruangan tersebut, maka kami berharap pihak Aparat Penegak Hukum APH dapat melalukan peninjauan kelokasi dan melakukan pemeriksaan kepada pihak pihak yang terkait.“Harapnya.(*)

Editor//Experience//Oline//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan