Dinas Pertanian Kabupaten Maros Menyembelih Hewan Qurban

Maros, Experience — moment hari raya Idhul Adha 1444.H dinas pertanian kabupaten maros sembelih hewan kurban dalam pekarangan kantor sebagai ketaqwaan kepada Allah SWT karena ibadah qurban merupakan salah satu amalan yang dicintai-Nya, sebagaimana disebutkan “Tidak ada suatu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam ketika Hari Raya Idul Adha selain menyembelih hewan qurban”.

Oleh karenanya dengan semangat Idul Adha dapat menumbuhkan semangat saling berbagi dan tolong menolong untuk sesama, kemudian juga sebagai bentuk pengorbanan, sebagai bentuk memberikan keikhlasan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kabid sapras ,Nini Adriany Nurdin mengatakan bahwa setiap kebaikan adalah sedekah, yang berfungsi untuk mensucikan diri dan harta, Ibadah qurban adalah amal kebaikan yang sangat disukai Allah di hari raya idul adha seperti saat ini,

“Kurban yang berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan. Sementara itu, ibadah kurban adalah salah satu ibadah pemeluk agama Islam, dengan melakukan penyembelihan hewan.”imbuhnya.

Selain itu Kadis pertanian , H.AGUSTAM, S.IP, M.Si mengatakan,Ibadah kurban yang dilakukan dengan cara menyembelih hewan kurban pada hakikatnya adalah bentuk ekspresi keimanan dan ketakwaan atas perintah Allah SWT. Pengamalan kurban ini bersifat ta’abbudi dan harus sesuai dengan petunjuk Allah dan rasul-Nya. Memang secara fisik yang disembelih adalah hewan kurbannya, tetapi hakikat yang sampai pada-Nya adalah bentuk ketakwaan.

“Hikmah yang kedua adalah rasa syukur nikmat kepada Allah SWT. Ibadah kurban yang dilakukan kaum muslimin pada hakikatnya adalah bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah Allah SWTberikan. Mengapa demikian? Allah SWT telah menginstruksikan kepada manusia khususnya orang Islam untuk mengungkapkan rasa syukur nikmatnya dengan istilah Tahadduts bin ni’mah. Hikmah yang ketiga adalah kurban sebagai ungkapan simpati/empati dengan sesama manusia. Ibadah kurban yang dilakukan kaum muslimin mempunyai dua dimensi pokok, yaitu dimensi vertikal atau hubungan dengan Allah SWTsebagai landasan iman dan takwa, serta dimensi horizontal atau hubungan dengan sesama manusia sebagai bentuk nyata hubungan sosialnya. “Jelasnya.

“Semoga kedepannya moment seperti ini akan dapat kami tingkatkan lagi di dinas pertanian maros “harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan