Hangatnya Halal Bihalal di Masjid Al Ja’far, Warga Graha Lestari Perkuat Silaturahmi

Makassar, Experience — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Pengurus Masjid Al Ja’far di Perumahan Graha Lestari, Makassar, Sabtu malam (4/4/2026).

 

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi warga pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Acara yang dihadiri warga, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid berlangsung tertib dan penuh hikmah. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan panitia pelaksana oleh Dr. Sirajuddin Omsa.

Dalam laporannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian Amaliah Ramadan hingga pelaksanaan Halal Bihalal.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif warga yang telah berkontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun dukungan moral, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua RW 12 Kelurahan Bangkala yang diwakili Ketua RT 02, Ir. Andi Mattalatta, menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Graha Lestari. Ia menilai, tradisi Halal Bihalal menjadi sarana penting dalam menjaga keharmonisan serta memperkuat persatuan antarwarga.
Ketua Pengurus Masjid Al Ja’far, Dr. Amri Rahman, Lc., M.A., dalam sambutannya mengajak jamaah untuk terus memakmurkan masjid, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya.

“Kami mengajak seluruh jamaah untuk terus memakmurkan masjid, tidak hanya pada bulan Ramadan, tetapi juga setelahnya,” ujar Amri.
Puncak acara diisi dengan penyampaian hikmah Halal Bihalal oleh Prof. Dr. Abd. Rauf Amin, Lc., M.A. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan momentum ini untuk memperbaiki hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas).
Ia juga menekankan pentingnya saling memaafkan dengan tulus serta melapangkan hati dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang refleksi spiritual dan sosial bagi seluruh jamaah. Nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian yang terbangun selama Ramadan diharapkan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari warga.

Acara kemudian ditutup dengan makan malam bersama di teras masjid. Suasana akrab terlihat saat warga saling berbincang dan bercengkerama, mempererat silaturahmi dalam nuansa kekeluargaan yang hangat.(*)

Editor//Experience//Online//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan