Kader Posyandu Dapat Pelatihan Komunikasi dan Edukasi Gizi di Kampus Poltekkes Makassar

Makassar, Experience — Sebanyak 30 kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kecamatan Biringkanayya Kota Makassar mengikuti kegiatan “Peningkatan Kapasitas Kader dalam Melaksanakan Edukasi di Posyandu” yang diselenggarakan oleh Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar pada Sabtu (20/9/2025) di kampus setempat.

 

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WITA ini bertujuan memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan gizi dan kesehatan ibu-anak di masyarakat.

Ketua tim pelaksana, Chaerunnimah, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kader dalam memberikan edukasi yang tepat, menarik, dan berbasis bukti.

> “Selama ini kader menjadi garda terdepan di Posyandu, tapi seringkali mereka kekurangan dukungan dalam hal materi, media, dan keterampilan komunikasi. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan kemampuan praktis agar lebih percaya diri saat menyampaikan pesan gizi ke masyarakat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Materi pelatihan disampaikan oleh dosen-dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar, yakni Manjilala, S.Gz., M.Gizi. dan Dr. Nadimin, SKM., M.Kes.
Peserta tidak hanya mendapat penjelasan teori tentang gizi ibu dan anak, tetapi juga melakukan praktik langsung menyusun dan menyampaikan pesan edukasi menggunakan berbagai media seperti leaflet, poster, hingga video interaktif.

Manjilala, S.Gz., M.Gizi., salah satu narasumber kegiatan, menegaskan pentingnya pendekatan yang persuasif dalam edukasi gizi di masyarakat.

> “Kader perlu tahu bukan hanya apa yang disampaikan, tapi juga bagaimana cara menyampaikannya. Dengan komunikasi yang efektif dan media yang menarik, pesan gizi akan lebih mudah dipahami dan diingat oleh warga,” jelasnya.

Sesi pelatihan berlangsung dinamis. Para kader dibagi dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan cara penyuluhan yang komunikatif dan mendeteksi dini masalah gizi pada balita berdasarkan contoh kasus.

Salah seorang peserta, Rahmatia, mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari kegiatan ini.

> “Selama ini kami sudah sering memberi penyuluhan di Posyandu, tapi kadang bingung bagaimana supaya warga tertarik mendengarkan. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi tahu cara berbicara yang lebih menarik dan bagaimana memakai media seperti poster dan video supaya lebih jelas,” tuturnya antusias.

Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring antara kader dan institusi pendidikan kesehatan. Dengan demikian, para kader dapat terus mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan kegiatan edukasi di wilayahnya masing-masing.

Menutup kegiatan, Dr. Nadimin, SKM., M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta.

> “Semangat dan antusiasme para kader luar biasa. Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini bisa langsung diterapkan di lapangan agar masyarakat semakin sadar pentingnya gizi dan kesehatan ibu-anak,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas tenaga kader dan memperkuat program kesehatan berbasis masyarakat.(*)

Editor//Experience//Online//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan