MAROS, Experience — Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Maros melakukan kunjungan lapangan guna memantau langsung kondisi debit air di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung, Maros, pada hari ini. Sabtu , (10/1/2026)
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif pihak pengelola dalam menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem, guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung di objek wisata berjuluk “The Kingdom of Butterfly” tersebut.
Kadispar Maros , H. Suwardi Sawedi, S.E, M.Si , megatakan, mengamati titik aliran air terjun yang menjadi ikon utama Bantimurung menurut Kami pemantauan debit air sangat krusial dilakukan secara berkala, terutama saat intensitas curah hujan di wilayah hulu mulai meningkat.
“Kami ingin memastikan bahwa kondisi debit air masih dalam batas aman untuk aktivitas wisata. Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama kami di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujarnya di sela-sela peninjauan. “ katanya.
Selain memantau debit air, pihak Dinas Pariwisata juga memperkuat koordinasi dengan petugas di lapangan serta tim penyelamat (Life Guard) untuk tetap siaga.
“Jika debit air menunjukkan kenaikan yang signifikan atau berada pada level waspada, pihak pengelola tidak ragu untuk mengeluarkan imbauan pembatasan aktivitas berenang bagi wisatawan.
Hingga saat ini, kondisi di Taman Wisata Alam Bantimurung terpantau masih kondusif. Meski demikian, para wisatawan yang berkunjung tetap diminta untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas demi keamanan bersama. “ imbuhnya.
Pemantauan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu libur di Kabupaten Maros, sekaligus menunjukkan kesigapan pemerintah daerah dalam mengelola aset pariwisata unggulan Sulawesi Selatan.”jelasnya.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








