Maros, Experience – Salah satu program andalan Pemerintah dalam meningkatkan akses aman air minum dan sanitasi perdesaan jelas dengan pendekatan berbasis ke masyarakat seperti Program Pamsimas.
Namun dalam pelaksanaan program Pamsimas yang sejak Tahun 2008 sampai sekarang memang telah membuahkan berhasil yang meningkatkan bagi warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai serta perilaku hidup bersih dan sehat melalui upaya pemberdayaan masyarakat.
Menyadari bahwa Pemerintah Kabupaten/Kota yang bermitra dengan masyarakat dalam peningkatan akses aman air minum dan sanitasi melalui Program Pamsimas dengan dukungan yang semakin besar untuk mendorong terwujudnya kemitraan antara pemerintah baik daerah, dan masyarakat dalam penyediaan air minum dan sanitasi
Kendati demikian hal ironis terjadi pada bangunan PANSIMAS di dusun panaikang desa salenrang kecamatan Bontoa kebupaten maros yang menuai sejumlah sorotan dari postur bangunan yang terkesant berantakan dan asal jadi.
Menurut Ismar Ketua Lidik Pro Maros Senin (5/01/2020) bahwa program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) yang jadi salah satu program andalan Nasional di dusun panaikang desa salenrang kecamatan Bontoa kebupaten maros tersebut terkesan asal jadi.
“Kita dapat melihat dari konstruksi pada bangunan itu , lantai dasar tidak rapi ,selain itu cat yang memiliki dua warna itu sudah melepuh semetara bangunan tersebut sepetinya belum dipergunakan namun beberapa bagian sudah rusak dan retak”. Ujarnya
Lanjut dengan kondisi bangunan seperti itu tentu kami akan melakukan pendampingan dan meminta pihak aparat penegak hukum APH guna meninjau kembali banguna yang kuat dugaan ada Markup pada proyek pembangun penampungan Air pansimas di dusun Panaikan desa salenrang. Tutupnya (Anch/*)











