Sulselexperience.com, Maros — Sebagai upaya dalam menuju Desa tangguh bencana (DESTANA), Pemerintah Desa Pattiro Deceng, Kec. Camba, Kab. Maros bekerja sama dengan Disaster Management Center Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (DMC IKATEK UH) Melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) Penilaian Ketangguhan Desa.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Oktober 2024 bertempat di Aula P4S Asamayama, Desa Pattiro Deceng. pukul 09.00-12.00
Ketangguhan bencana merupakan aspek kritis dalam memastikan kelangsungan dan keberlanjutan suatu masyarakat dalam menghadapi tantangan bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Desa/Kalurahan sebagai unit terkecil dalam struktur sosial memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tingkat ketangguhan yang optimal.
Hadir dalam kegiatan ini sekaligus memandu FGD adalah Ketua Umum dan Wakil Ketua DMC IKATEK UH, dalam FGD kemarin ada beberapa aspek di diskusikan diantara nya :
1. Bidang Kesehatan.
2. Bidang Pendidikan.
3.Bidang Lingkungan.
4.Bidang Sanitasi dan Air bersih.
5.Bidang Keamanan.
Dalam Sambutanya Kapala Desa Pattiro Deceng mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan rekan dari DMC IKATEK UH telah melakukan pendampingan dalam Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) dimana dalam kegiatan ini jg dibantu oleh teman – teman PPKM BINA DESA PATTIRO DECENG, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR. Kelak Desa Pattirodeceng menjadi salah satu Desa Tanggap Bencana yang senantiasa meningkatkan kapasitas masyarakatnya.
Sementara itu dalam pengarahan nya Ketua DMC IKATEK UNHAS menyampaikan bahwa penilaian ketangguhan desa ini adalah sebuah langkah awal dalam melihat seperti apa potensi desa yang sudah dimiliki saat ini, dan meningkatkan kapasitas serta menurunkan kerentanan desa sehingga masyarakat desa Pattirodeceng dapat menerapkan Budaya Sadar Bencana.
Adapun yang hadir dalam FGD ini adalah, Babinsa Desa Pattiro Deceng, Babinkabtibmas Desa Pattiro Deceng,Para kepala Dusun, RT, Imam Desa & Mesjid,Bidan Desa, Kader Posyandu, Kader PKK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Pendidik, Tokoh Agama dan seluruh Stackholder yang terkait.








