Guna Percepatan Penurunan Stunting Dinas DP3ADALDUKKB Lakukan Rapat Kordinasi

Maros,Experience — Sebagai bukti keseriusan pemerintah kabupaten Maros dalam penanganan dan pencegahan Stunting.Tim TPPS terus melakukan monitoring dengan melibatkan semua elemen pemerintah sampai ke tingkat desa dan kelurahan, Kakor ini dibuka langsung oleh ketua TPPS kabupaten Maros, bertempat dibaruga B, Senin ( 27/11/2023)

Rapat koordinasi ini membahas aksi tujuh konvergensi Stunting publikasi dan diseminasi hasil pengukuran bagi anak yang terindikasi Stunting.

Kepala dinas DP3A Dalduk KB Andi Zulkifli Riswan Akbar yang juga ketua pelaksana rakor ini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui dan mengevaluasi kegiatan penanganan Stunting selama ini.

Ditambahkan, pertemuan ini yang kesekian kalinya untuk lebih mengetahui sejauh mana keberhasilan penanganan Stunting diwilayahnya masing-masing, dan kendala apa saja yang muncul di wilayahnya.

Penanganan Stunting ini harus secara massif, sebagai ujung tombak di desa dan kelurahan, diharapkan ketua tim penggerak PKK kecamatan senang tiasa berinovasi,” harap Andi Zulkifli Kadis DP3ADALDUK kabupaten Maros.

Bacaan Lainnya

Sementara Wabup Maros yang juga ketua TPPS Surtina Bohari mengharapkan kepada semua pihak agar bersungguh-sungguh berkolaborasi secara massif dalam penanganan Stunting.

Sebagai langkah kongkret penanganan Stunting dengan inovasi serbu Stunting, sebagai sampel ada dua kecamatan yang melaksanakan yakini kecamatan Mandai dan kecamatan Bontoa.

“Kami berharap dalam rapat koordinasi ini ditemukan suatu solusi yang konkret lagi menuju Maros sero Stunting, kami juga harapkan semua kecamatan melakukan hal yang sama dengan kecamatan Bontoa dan Mandai yakni kegiatan serbu Stunting,” Harap Wabup.”

 

Wabub juga mengharapkan kepada petugas timbang anak agar tetap fokus, mengingat beberapa titik penimbangan, para petugas timbangan kelihatan kurang fokus, ditambahkan alat timbangan terkadang eror.

“Untuk lebih memaksimalkan hasil timbangan, seharusnya timbangan anak itu ditera ulang, jangan sampai timbangannya yang bermasalah sehingga angka Stunting malah terus bertambah,” lanjutnya

Selain itu Wabup juga menekankan kepada petugas agar memperhatikan data dalam aplikasi Insting, karena kalau tidak terkaper dalam aplikasi, maka nila kerja kita tidak ada artinya.

Sebagai ketua TPPS, Wabup membuat suatu Program yaitu menyediakan air bersih siap minum untuk anak Stunting, kami harap semua kader di seluruh desa dan kelurahan agar menyiapkan menyampaikan kepada keluarga yang ada anak Stunting kami siap bantu air minum.

Diakhir sambutannya Wabup sangat berharap agar kasus Stunting kita tuntaskan bersama sampai ke akar-akarnya, kita menserokan Stunting di Sulsel dan Maros tercepat.” Pungkas Suhartina, ketua TPPS kabupaten Maros.

Kegiatan rapat koordinasi ini dihadiri oleh para camat, kepala puskesmas, ketua tim penggerak PKK kecamatan se-kabupaten Maros berlangsung selama sehari.(*)

Editor//Experience//Online//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan