JAKARTA, Experience – Kabupaten Maros kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati H.A.S. Chaidir Syam, Kabupaten Maros berhasil menjadi salah satu dari segelintir daerah yang menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026.
Penghargaan berupa Plakat dan Sertifikat “Menuju Kabupaten Bersih” ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta, Rabu (25/02/2026).
Prestasi ini terbilang sangat eksklusif. Dari total 514 daerah di seluruh Indonesia—yang terdiri dari 416 kabupaten dan 98 kota—hanya 35 daerah saja yang dianggap layak memboyong penghargaan Adipura tingkat nasional ini.
Kabupaten Maros membuktikan diri mampu bersaing dan konsisten dalam menjaga standar kebersihan serta pengelolaan lingkungan hidup.
Bupati Maros, Chaidir Syam, yang hadir langsung menerima plakat tersebut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Maros.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat Maros dan jajaran pemerintah daerah yang tak henti-hentinya menjaga kebersihan lingkungan. Ini bukan sekadar plakat, tapi simbol komitmen kita bersama untuk Maros yang lebih bersih dan sehat,” ujar Chaidir usai prosesi pemberian penghargaan.
Komitmen Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Penilaian ketat dilakukan berdasarkan inovasi daerah dalam mengelola sampah, ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta partisipasi aktif warga dalam menjaga ekosistem kota.
Dengan diterimanya penghargaan ini, Kabupaten Maros semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah percontohan pengelolaan lingkungan di Sulawesi Selatan, sekaligus memotivasi daerah lain untuk terus berbenah menuju Indonesia Bersih.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








