Penanaman Pohon dan Jungle Track di Taman Buru Ko’mara Semarakan HBR 2019

Liberalnews, Takalar — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang memperingati Hari Bakti Rimbawan ke 36 secara serentak di 34 Provinsi di Indonesia. Sabtu, (16/3) kemarin dan dipusatkan di Taman Buru Ko’mara, Dusun Pangkaje’ne, Desa Cakura. Kecamatan Polongbangkeng Untuk Provinsi Sulawesi Selatan,

Melalui tema HBR 2019, “Hutan untuk Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Sehat”, Gerakan Anak Bangsa Tanam Pohon Serentak (Gerbang Mas). Tingkat Provinsi tersebut di gelar dengan aksi penanaman pohon endemic dan jungle track serta atraksi parahlayang.

Kemeriahan Hari Bakti Rimbawa ke_36 dengan kehadiaran Bupati Takalar yang diwakili kepala dinas lingkungan hidup dan pertamanan kabupaten Takalar, Andi Rijal Mustamin dan jajaran serta kepala OPD se-Kabupaten Takalar, perwakilan Polres dan Kodim 1426 Takalar. Tokoh masyarakat setempat, Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA), anak-anak pramuka SD Pakjennekang Polongbangkeng Selatan, aktivis pencinta alam dan peserta Jungle Track.

Selaku pimpinan Apel Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3ESUMA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Ir Darhamsyah M Si. mengatakan bahwa pemilihan taman buru Ko’mara didasarkan pada sejarahnya.

“Taman Buru Ko’mara memiliki sejarah yang panjang sebagai tempat berburu Karaeng Polongbangkeng, H Padjonga Daeng Ngalle,” kata Darhamsyah.

Bacaan Lainnya

Semoga nantinya Taman Buru tidak hanya menjadi aset daerah tapi juga menjadi aset nasional. Jadi kalau mau cari dendeng rusa nanti tidak usah di Papua, cari saja di Takalar. Harap Darhamsyah. Minggu (17/3/2019) liberalnews.net

Rangkaian apel dengan pemberian bibit secara simbolis dari Kepala P3ESUMA kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, dari Kepala Cabang Dinas Kehutanan Sulsel kepada Kepala Bidang Pertamanan DLHP Takalar dan dari Ketua IKA SKMA kepada perwakilan masyarakat yang langsung diterina Ka Dusun setempat.

Semangat Tim Joungle Track Meski Purnabhakti

Kepala Balai Besar KSDA Sulsel selaku penanggung jawab lomba  Jubgle Tranck (lintas alam) Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc  menuturkan. Hari Bakti Rimbawan ke 36 Tahun 2019 adalah momentum kita bersama untuk menunjukkan komitmen kita untuk mewujudkan pembangunan kehutanan secara berkelanjutan.  Salah satu giat Hari Bakti Rimbawan adalah Penanaman Pohon dan lintas alam “Jungle Track” di Taman Buru Ko’mara yang menawarkan wisata alam atau nomadic tourism yang unik di Sulsel.

Kegiatan Lintas alam “Jungle Track” di Taman Buru Ko’mara Kabupaten Takalar bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata alam sekaligus mengangkat kebanggaan  para pajonga dijaman kerajaan dan  pejuang dijaman kemerdekaan. Kegiatan ini akan membentuk jiwa kesatria dan sportifitas para pemuda kita sesuai dengan semangat para Pajonga dan Pahlawan Bangsa kita yang ingin diwariskan secara berkelanjutan.

“Selamat mengikuti Aksi Jungle Track di Taman Buru Komara kepada 250 orang peserta yang berasal dari  kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar dan aktivis Generasi Muda Pecinta Alam, Pelajar, Kelompok Masyarakat Taman Buru komara dan perwakilan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Sulawesi Selatan.” semangatThomas dalam arahan pelepasan tim jungle track.

Thomas, mengatakan “Pemilihan Taman Buru komara sebagai lokasi puncak perayaan Hari Bakti Rimbawan Sulawesi Selatan akan menjadi momentum bersejarah bagi kita semua, Pemda dan Masyarakat untuk mengembangkan Taman Buru Ko’mara sebagai objek wisata buru yang unik serta menjadi ikon Kab Takalar dan Sulsel.   Mari kita dukung pengembangan  kepariwisataan Sulsel sebagai salah satu program unggulan yang berdaya saing seperti yang termuat dalam Rancangan Peraturan Daerah RPJMD 2018-2023 sekaligus sebagai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan” Tutup Thomas.

Hamka, S.Hut, selaku panitia dari kegiatan Jungle Track mengatakan ada 35 Tim dengan total 250 Peserta harus melewati 5 Pos dengan total jelajah kira-kira 5 Km dan setiap pos terdapat game dan kuis bina cinta alam yang menguji wawasan konservasi alam peserta. Dari hasil penilaian para juri lomba kali ini sangat kompetitif dengan selisih nilai yang sangat tipis. Dan di akhir lomba telah terpilih 10 Tim terbaik yang nantinya akan di umumkan di Website BBKSDA dan Sosial media. Terakhir selamat kepada para Tim Pemenang dan sampai ketemu lagi di kegiatan lomba lintas alam “Jungle Track” berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan