Maros Experience – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, komunitas pecinta motor klasik yang tergabung dalam Honda Antik Maros (HAM) menggelar ajang Kopi Darat (Kopdar) di Kedai Zhaky, Perumnas Tumalia, Kelurahan Adatongeng, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para kolektor dan penikmat motor tua besutan Honda untuk mempererat tali silaturahmi sebelum memasuki bulan puasa.
Suasana akrab nampak menyelimuti deretan motor-motor klasik yang terparkir rapi di area kedai.
Anggota harian Honda Antik Maros, Rid-one, Hamid mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif rutin komunitas untuk menjaga kekompakan antar anggota.
Selain membahas rencana kegiatan selama bulan suci, pertemuan ini juga menjadi ajang tukar pikiran mengenai perawatan motor-motor antik mereka.
“Kopdar kali ini terasa spesial karena kita sudah mendekati bulan Ramadhan. Selain ajang silaturahmi, kami juga berdiskusi mengenai agenda sosial yang akan dilaksanakan di bulan penuh berkah nanti,” ujar Rid-one saat ditemui di lokasi, Malam Minggu (14/2/2026)
Menjaga Tradisi di Tengah Modernitas
Eksistensi Honda Antik Maros di wilayah Butta Salewangang hingga kini tetap solid. Kehadiran mereka di Kedai Zhaky pun menarik perhatian warga sekitar yang melintas di kawasan Perumnas Tumalia.
Bagi para anggota HAM, menjaga motor tua bukan sekadar hobi, melainkan upaya merawat sejarah otomotif agar tetap eksis di tengah gempuran motor-motor keluaran terbaru.
Melalui pertemuan ini, diharapkan solidaritas sesama “penunggang besi tua” semakin kuat, sekaligus menunjukkan citra positif komunitas motor di mata masyarakat Maros melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








