MAROS, Experience – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Maros menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana banjir dan pengenalan alat penyelamatan bersama murid TK Islam Khadijah Kabupaten Maros.
Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) Maros pada Kamis pagi (29/1/2026).
Dalam suasana ceria namun edukatif, para murid diperkenalkan pada berbagai alat penyelamatan air (water rescue) seperti perahu karet, jaket pelampung, hingga tali temali yang biasa digunakan petugas saat terjadi evakuasi banjir.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Maros, Towadeng, S.H., menekankan bahwa mengenalkan risiko bencana kepada anak-anak bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membangun kesiapsiagaan.
“Edukasi dini sangat penting. Kita ingin anak-anak kita memiliki pengetahuan dasar tentang apa yang harus dilakukan jika melihat air naik atau terjadi banjir. Dengan pengenalan alat ini, mereka juga menjadi lebih berani dan paham peran petugas di lapangan,” ujar Towadeng.
Selain melihat demonstrasi alat, para murid juga diberikan simulasi sederhana mengenai cara menyelamatkan diri dan pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari ancaman bencana hidrometeorologi.
Pihak TK Islam Khadijah menyambut positif inisiatif ini, mengingat wilayah Kabupaten Maros merupakan salah satu daerah yang memiliki titik rawan banjir saat musim penghujan tiba. Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya sadar bencana dapat tumbuh sejak usia sekolah.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








