Wakil DPRD Sulsel Ni’Matullah Kunjungi Sekolah SLB Maros

oleh -7 views
IMG 20211004 https://sulselexperience.com/wakil-dprd-sulsel-nimatullah-kunjungi-sekolah-slb-maros.html 1 Bҽɾαɳԃα Iɳϝσ Nυʂαɳƚαɾα Wakil DPRD Sulsel Ni'Matullah Kunjungi Sekolah SLB Maros 1 Pendidikan Wakil DPRD Sulsel Nikmatullah
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Experience com, Maros : Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Ni’matullah Erbe melakukan kunjungan di daerah pemilihannya di SLB Negeri 1 Kabupaten Maros Senin 4 /10/2021.

Dalam kunjungannya itu untuk melihat kondisi sekolah tersebut sekaitan dengan rencana pembangunan pagar keliling di sekolah tersebut.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe mengatakan pembangunan ini rencananya di Anggarkan malului APBD-P tahun 2021.

SLB ini mengelola dan mendidik sebanyak 91 orang siswa yang berkemampuan khusus, yang terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA. ‘ujarnya.

‘Jumlah Guru dan Pendidik pada SLB ini berjumlah 14 orang Status PNS dan 6 orang Status Honorer. ‘tandasnya.

“Saya berjanji akan sampaikan langsung keluhan dan aspirasi ini ke pihak terkait serta akan perjuangkan ‘perhatian’ pemprov utk perbaikan kondisi SLB ini. ‘pungkasnya Ni’matullah.

Sementara Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Maros, Mahyuddin menyampaikan rasa terima kasih yang rencananya rehabilitas pagar sekolah yang dipimpinnya, sebab menurutnya sekolah kami ini kurang mendapat perhatian selama ini dan tidam pernah dikunjungi Anggota DPRD.

Olehnya itu pada kesempatan itu, disampaikan bahwa kondisi sekolah, terutama bangunannya sdh sangat mengkhawatirkan, karena bangunan sekolah ini sejak Tahun 70-an dan belum pernah direhab. ‘ujarnya.

Yang sangat memprihatinkan adalah kondisi kesejahteraan para Guru dan Pendidik, terutama yang berstatus honorer, apalagi ada beberapa Guru yang tidak lama lagi memasuki masa pensiun, sementara sulit mencari Guru yang mau mengajar di SLB ini. “Tandasnya.

Ia berharap agar Anggota Dewan, aspirasi kami ini ke bisa disampaikan ke Dinas Pendidikan Pemprov dan Gubernur. ”
Saya sangat terharu melihat kondisi sekolah dan suasana anak didik pada SLB ini, terutama para Guru disini tidak mudah bagi Guru-Guru menghadapi anak-anak berkemampuan khusus ini setiap hari. ‘Mahyuddin menambahkan.

 

 

 

(U Nai)