MAROS, Experience – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros merespons cepat laporan warga terkait dugaan adanya orang tenggelam di aliran Sungai Data. Meski telah melakukan penyisiran intensif, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Komandan Regu (Danru) 1 TRC BPBD Maros, Mashadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat. Namun, setelah melakukan pencarian seharian penuh, tim di lapangan tidak menemukan hasil alias nihil.
Hasil Investigasi Lapangan
Mashadi menjelaskan bahwa status laporan tersebut sejauh ini belum masuk kategori A1 (informasi yang sudah pasti kebenarannya). Berdasarkan hasil investigasi dan penggalian keterangan di lokasi kejadian, tidak ada saksi mata yang melihat langsung korban turun atau terjatuh ke sungai.
“Kami tetap mengatensi penuh laporan warga sebagai bentuk pelayanan prima. Namun, hingga pencarian dihentikan, tidak ada bukti atau saksi yang menguatkan bahwa benar ada orang yang tenggelam di titik tersebut,” ujar Mashadi.
Pencarian Dihentikan Sementara
Mengingat minimnya petunjuk dan tidak adanya saksi kunci, pihak TRC BPBD Maros memutuskan untuk memberhentikan proses pencarian. Langkah ini diambil setelah tim melakukan penilaian risiko dan evaluasi hasil investigasi di sepanjang aliran sungai.
Meski demikian, BPBD Maros tetap mengimbau warga di sekitar Sungai Data untuk segera melapor jika menemukan barang bukti baru atau adanya anggota keluarga yang merasa kehilangan orang terdekat.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








