Dedikasi Tinggi Lurah Karuwisi, Emban Tugas di Wilayah Rawan Konflik

Lurah Karuwisi A Besee A Baso

Makassar, Experience.com – Menduduki posisi sebagai pemimpin di wilayah rawan konflik merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi Andi Besse A Baso.

Sejak dipercaya sebagai kepala kelurahan Karuwisi Januari 2022 dirinya terus berbenah mencari solusi mengatasi persoalan sosial masyarakat khususnya kenakalan remaja.

A Besse membeberkan perjuangannya saat pertama masuk di wilayah yang dikenal dengan masyarakat berkarakter bebal ini,

Lurah Karuwisi A Besee A Baso

“Awal saya masuk di sini, bulan Januari 2022 langsung disambut dengan perang kelompok.” ucapnya kepada Wartawan, Kamis (21/12/2023).

Wanita yang sebelumnya menjabat di wilayah ‘damai’ ini (lurah Sawerigading kec. Ujung Pandang), sempat merasakan tekanan dari warga Karuwisi. Namun berkat kepiawaiannya bersosialisasi, dalam waktu singkat mampu beradaptasi sehingga perpok dapat diredam.

Bacaan Lainnya

“Sesuai yang telah kami alami sebelumnya setiap kali memasuki bulan suci ramadhan sudah menjadi langganan perpok di wilayah ini. Melihat perkembangan dari waktu ke waktu di wilayah memang ada riak riak di masyarakat tetapi tidak menimbulkan perang kelompok.” tutur Andi Besse kepada wartawan.

“Hanya pertikaian kecil antar remaja juga masalah anak anak isap lem, memang masih ada tapi tetap dipantau oleh RT/RW dan tokoh masyarakat.” ujarnya.

Menurutnya, dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi wilayahnya mulai berubah,” Alhamdulillah ada perubahan, wilayah cukup aman pertikaian antar kelompok berkurang, itu semua berkat kekompakan, koordinasi antar stakeholder, utamanya Tripilar, Lurah, Bimmas dan Babinsa. serta peran RTRW juga.” tambahnya.

Tahun 2022 nyaris setiap malam hingga pukul 01.00 dini hari A Besse masih berada di wilayah bersama RW, RT ,tokoh masyarakat untuk pemantauan wilayah.

Selain itu Lurah Karuwisi sempat juga memperbaiki fasilitas pagar yang rusak akibat perpok.” Beberapa pagar rusak juga sy perbaiki yg dirusak oleh perpok kemarin dan juga ada 2 pagar besi setinggi 3 meter kami bikin dari anggaran swadaya. Alhamdulillah semua jumlahnya 5 pagar sdh terpasang dgn baik berkat kerjasama dgn semua pihak lurah, Binmas dan babinsa serta Rw Rt dan masyarakat turut membantu pengerjaanya sampai tuntas.” ucapnya..

Dirinya menekankan pentingnya kekompakan antar warga khususnya RT/RW dan Babinkamtibmas memasuki momen politik yang dapat berpotensi konflik,

“Saya berpesan agar RTRW tetap kompak dan dapat bersama sama warga senantiasa berperan aktif menjaga kedamaian wilayah jelang Pilpres 2024,” imbuhnya. (Ilho)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan