JSO Nasional 2026, SD Islam Athirah 2 Raih 7 Medali

Makassar, Experience — Delegasi SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan membawa pulang tujuh medali pada bidang Matematika dan Bahasa Inggris dalam ajang Grand Final Jenius Sains Olympiad (JSO) 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, Ahad (28/6/2026).

 

Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang sebelumnya telah melewati serangkaian seleksi ketat mulai dari tingkat kota hingga provinsi.

Keberhasilan luar biasa ini dipimpin oleh Nur Faiqah Ahmad yang sukses mempersembahkan Medali Emas bidang Bahasa Inggris Level 3.

Sementara itu, Khayira Firza Indira tampil gemilang dengan memboyong dua medali sekaligus, yakni Medali Perak bidang Bahasa Inggris Level 2 dan Medali Perunggu Matematika Level 2.

Bacaan Lainnya

Dominasi SD Islam Athirah 2 di panggung nasional ini kian dipertegas lewat raihan Medali Perak yang masing-masing diamankan oleh Luana Ajda Candra di bidang Matematika Level 3 dan Muhammad Hanan Diyari Haekal bidang Bahasa Inggris Level 1.

Melengkapi daftar juara, dua Medali Perunggu tambahan berhasil dibawa pulang oleh Sheina Azzahra di bidang Matematika Level 3 serta Aeshyazidni Nafizah Gasba yang bersaing ketat di bidang Bahasa Inggris Level 3.

Salah satu peraih dua medali, Khayira Firza Indira, menceritakan bahwa kompetisi ini terasa berat sejak babak awal. Namun, berkat ketekunannya, perjuangan tersebut berbuah manis.

“Kebanyakan saya belajar mandiri dengan dukungan soal-soal latihan yang diberikan oleh guru pembina TOSA. Selama persiapan, saya sempat fokus penuh di Matematika, tetapi tetap meluangkan waktu untuk mempersiapkan Bahasa Inggris. Alhamdulillah, keduanya bisa menghasilkan prestasi,” ujarnya.

Guru Pembina TOSA (Tim Olimpiade Sains Athirah), Norjanah, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang telah dijalani para siswa sejak April 2026. Seluruh peserta harus melewati tiga tahapan seleksi, mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi, hingga Grand Final Nasional.

“Alhamdulillah, hasil ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak sekolah, doa, dan fasilitas dari orang tua, serta kerja keras yang luar biasa dari ananda semua dalam belajar. Selamat untuk para juara, dan tetap semangat untuk seluruh finalis karena berhasil mencapai panggung nasional adalah sebuah kehebatan tersendiri,” ungkapnya.

Norjanah juga memberikan apresiasi khusus kepada salah satu muridnya, Sheina Azzahra. Menurutnya, meskipun telah menyelesaikan pendidikan di kelas VI, semangat berkompetisinya tidak surut sama sekali, bahkan selalu aktif berkomunikasi dan berdiskusi dengan tim pembina untuk membahas soal-soal persiapan lomba.(*)

Editor//Experience//Online//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan