Konsultasi Publik Kesetaraan Perempuan dan Gender

oleh -0 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Intelijennews, Makassar – Puluhan peserta dari berbagai lapisan mengikuti Konsultasi Publik dengan tema “Mewujudkan SDGs yang Responsif Gender dan Transpormatif”. Kegiatan ini terlaksana dengan menghadirkan beberapa pembicara. Acara ini berlangsung di Hotel Remcy, Jalan Boulevard, Kecamatan Panakukang, Makassar, Rabu (09/05/2018).

Dalam kegiatan ini dibahas bagaimana peran perempuan dalam pembentukan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pada kegiatan ini tampil sebagai pembicara Misi Misiyah Direktur Eksekutif Harian Institut Kapal Perempuan.

Misi Misiyah mengatakan, jika dalam kegiatan ini diajarkan kepada peserta dalam mewujudkan SDGs tersebut.

“Didalamnya ada 17 pokok dan eleman yang harus dihafalkan para peserta. Karena dengan mampunya para peserta menjalankan eleman dan juga mengetahui 17 SDGs ini bisa menghilangkan kesetaraan gender dan kemiskinan,” papar Misi Misiyah saat memaparkan materi.

Kegiatan konsultasi publik ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan oleh Institut Kapal Perempuan. Kegiatan ini juga nantinya akan diselenggarakan dibeberapa daerah di Indonesia. Pembentukan SDGs ini sesuai program MAMPU yang di jalankan Institut Kapal Perempuan.

Misi Misiyah mengharapkan pada peserta setelah kegiatan ini, peserta mampu mengimplementasikan apa yang didapat dalam konsultasi publik.

“Tentunya setelah kegiatan konsultasi publik masyarakat bisa mewujudkan SDGs ini di daerah masing-masing sehingga bisa mengurangi kesenjangan dan ketimpangan serta kemiskinan,” jelas Misi Misiyah usai kegiatan.

Kegiatan ini turut di hadiri Suciati perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Sulawesi Selatan. Suciati berpendapat, kegiatan seperti ini memberi banyak ilmu dan wawasan pada peserta terkait kesetaraan gender dan perempuan serta kepemimpinan perempuan.

Suciati mengatakan, jika kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran bahwa masalah kesetaraan perempuan dan kesetaraan gender tidak hanya untuk satu pihak saja.

“Masalah perempuan dan kesetaraan perempuaan adalah tanggung jawab semua pihak baik itu lembaga yang menaunginya dan juga pemerintahan harus memperhatikan itu dan itu tujuan SDGs,” kunci Suciati. (R/*)