Minat Kalangan Menengah Keatas Lebih Percaya Sekolah Basis Agama

oleh -1 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Selagi.id, Makassar Dalam beberapa tahun terakhir peningkatan signifikan terjadi pada sejumlah sekolah-sekolah berbasis agama yang disusul jumlah siswa yang semakin membludak terutama pada tingkatan PAUD, TK, SD hingga SMP.

Peningkatan signifikan ini dalam pengamatan IGI lebih didasari oleh semakin sibuknya orang tua siswa pada kalangan menengah keatas sehingga harapan pendidikan secara utuh terjadi di Sekolah sangat besar.

Secara umum memang terlihat bahwa kalangan menengah atas ini berharap anak-anak mereka bukan hanya terbina secara akademik tetapi juga akhlak, prilaku dan pengetahuan agamanya bisa lebih baik, soal biaya, bukan soal lagi.

Dikota Makassar, Sekolah-sekolah berbasis kristen dan katolik juga telah lama menguat, bahkan sangat jarang ditemukan siswa katolik dan kristen ini di sekolah-sekolah umum. Tandasnya.

Sementara sekolah berbasis Islam saat ini berjamuran dimana-mana bahkan dengan harga yang mahal mereka harus menolak siswa. Papar Muhammad Ramli Rahim Selasa. (20/2/2018). Selagi.id, selaku ketua umum IGI Pusat

Salah satu nilai jual sekolah-sekolah berbasis Islam adalah kemampuan menghafal Al Quran yang semakin membedakannya dengan sekolah-sekolah umum, sistem full day school dimana waktu pulang siswa hampir bersamaan dengan waktu pulang orang tua serta penguatan pada nilai-nilai Islam.

Lanjut faktor kedua meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah berbasis agama adalah semakin menurunnya kualitas sekolah-sekolah negeri.

Lalu apa yang harus kita lakukan??

Saat ini jumlah guru di sekolah-sekolah negeri semakin menyusut, jumlah rekruitmen guru PNS tidak sebanding dengan guru yang pensiun. Terang MRR

Kekurangan guru ini terpaksa diisi oleh guru-guru honorer yang pendapatannya tak cukup untuk menghidupi keluarganya, merekapun stress mencari cara menutup kebutuhan hidup. Guru-guru honorer ini dibayar jauh lebih murah dibanding mereka yang mengajar di sekolah-sekolah berbasis agama, dikota Makassar dan hampir tak ada satupun SD yang guru PNSnya cukup.

Hal ini bukanlah kesalahan pemerintah kota tapi lebih disebabkan oleh regulasi secara nasional. Di sisi lain guru-guru PNS disibukkan dengan berbagai beban administrasi untuk bisa menerima tunjangan profesi guru sehingga penampilan mereka di ruang-ruang kelas tidak maksimal.

Apakah Sekolah Agama Kedepan Akan Jadi Prioritas??

Keberadaan sekolah-sekolah Berbasis Agama ini seolah menjadi solusi bagi hadirnya pendidikan berkualitas dan berkarakter tetapi itu hanya buat mereka yang berpenghasilan tinggi dari kalangan menengah keatas. Karena sekolah-sekolah berbasis agama ini kian hari kian mahal.

Kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah atas akan berbondong-bondong meninggalkan sekolah umum dan tinggallah mereka yang tak mampu membayar mahal bersekolah di sekolah-sekolah umum. Fenomena ini terjadi bukan hanya di Makassar tetapi dihampir semua kota-kota besar di seluruh Indonesia.(*)