Tinjau Pelaksanaan Program ‘Koper Kasih Sayang’, Naoemi : Bertujuan Untuk Menumbuhkan Literasi Baca

oleh -13 views
IMG 20211112 WA0062 https://sulselexperience.com/tinjau-pelaksanaan-program-koper-kasih-sayang-naoemi-bertujuan-untuk-menumbuhkan-literasi-baca.html 1 Bҽɾαɳԃα Iɳϝσ Nυʂαɳƚαɾα Tinjau Pelaksanaan Program 'Koper Kasih Sayang', Naoemi : Bertujuan Untuk Menumbuhkan Literasi Baca 1 Berita
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Sulselexperience.com — MAKASSAR, – Pelaksana Tugas Bunda PAUD Sulawesi Selatan (Sulsel), Naoemi Octarina, meninjau langsung kegiatan Pustaka Mobile Bunda PAUD Sulsel “Koper Kasih Sayang”, yang dilaksanakan di Rusunawa Panambungan, Kecamatan Mariso, Makassar, Jumat, 12 November 2021. Turut hadir, Ketua Pokja Bunda PAUD Sulsel, Ainun Jariyah.

Adapun kegiatan “Koper Kasih Sayang” ini, antara lain mengajak anak-anak untuk mewarnai gambar, bercerita, menyusun puzzle, serta bermain ular tangga guna melatih motorik mereka.

Selain itu, program ini juga mengajak orang tua untuk diberi edukasi terkait cara memilih makanan bergizi bagi anak usia dini, menjaga kebersihan rambut dan gigi, dan mengidentifikasi kepemilikan legal identitas anak dan keluarga.

Naoemi mengatakan, kegiatan ini pustaka mobile ini bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel. Pustaka mobile ini berpindah-pindah, dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

“Hari ini kita laksanakan di Rusunawa Panambungan. Dan alhamdulillah, antusiasme anak-anak dan para orangtua luar biasa,” kata Naoemi.

Kegiatan Koper Kasih Sayang ini, lanjut Naoemi, akan rutin dilaksanakan di sejumlah titik. Tujuannya, untuk menumbuhkan literasi baca, agar anak-anak itu suka dan gemar membaca, demi perkembangan otak mereka.

“Melalui kegiatan ini orang tua juga memantau perkembangan motorik anak-anak mereka,” imbuhnya.

Ketua Pokja Bunda PAUD Sulsel, Ainun Jariyah, menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menguatkan pondasi anak-anak sejak dini, baik dalam bidang pendidikan, keterampilan, kepekaan terhadap lingkungan, bidang moral dan keagamaan. Karena di sinilah awal mereka dibentuk untuk menjadi manusia-manuasia yang berkualitas. (Sbl/Aco).)