Experience, Depok – Direktur Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian Prihasto Setyanto mengapresiasi hadirnya Asosiasi UMKM Hortikultura Indonesia sebagai wadah bagi para pelaku UMKM Hortikultura untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki.
Itu disampaikan Prihasto dalam Deklarasi dan Pelantikan Asosiasi UMKM Hortikultura Indonesia yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Jambore Hortikultura 2022 yang digelar Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, di Grand Ballroom The Margo Hotel Depok, Minggu 4 Desember 2022.
“Inilah Salah satu asosiasi yang sudah sangat di harapkan kehadirannya selama ini, yang diharapkan merangkul dan menginkubasi seluruh pelaku usaha UMKM Hortikultura se-Indonesia, agar mampu bangkit dan berkembang secara merata di setiap wilayah indonesia,” katanya.
Prihasto juga berharap Ketua Asosiasi UMKM Hortikultura Indonesia Reza Alamsah dapat mengangkat perekonomian di Indonesia melalui peran para pelaku UMKM Hortikultura.
“Tentu harapan kita Ketua Asosiasi ini mampu mengangkat perekonomian pelaku UMKM HORTIKULTURA, serta dapat bersinergi dengan Kementerian Pertanian dengan beberapa program kerja sesuai dengan visi dan misi Asosiasi Umkm hortikultura ini,” jelasnya.
Sementara itu, Reza Alamsah yang merupakan putra daerah dari Kabupaten Pinrang ini, mengaku amanah yang diberikan untuk memimpin asosiasi ini dari para pelaku UMKM Hortikultura se-Indonesia, menjadi semangat dan motivasi baginya dalam membentuk sinergitas wilayah Indonesia.
“Tentu dengan membentuk membentuk sinergiritas antara wilayah Indonesia dengan melakukan pendataan komoditi produk segar dan olahan hortikultura, serta melakukan inkubasi di setiap pelaku UMKM Hortikultura,” terangnya.
Reza juga menegaskan ada tiga tujuan utama asosiasi yang dinaunginya tersebut, yakni siap mensejahterakan para petani/kelompok tani hortikultura Indonesia, Siap meningkatkan pemasaran produk segar dan olahan hortikultura nusantara di pasar dalam negeri dan ekspor sebagai wujud kontribusi terhadap ekonomi rakyat dan memajukan produk dalam negeri, serta siap menguasai pasar retail nasional dan internasional dengan produk segar dan olahan kelompok tani hortikultura indonesia.
” Ini karena pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting dalam mendukung pilar ekonomi indonesia,” tegasnya. (**/YY)








