Bentuk Jejaring Ekonomi Secara Nasional Kepri jadi Daerah ke 14 Pendampingan UMKM GP Ansor

oleh -15 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Batam, Experience – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi daerah ke-14 pelaksanaan pelatihan pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di Pusat Informasi Haji (PIH), Batam, Jumat (29/10).

Wakil Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor Bidang Ekonomi, Addin Jauharudin yang hadir membuka kegiatan mengatakan pelatihan pendampingan UMKM ini menjadi program nasional yang akan digelar di 34 Provinsi di Indonesia

 

“Kita ingin memberikan terobosan agar Ekonomi menjadi arus baru gerakan di Ansor. Apalagi, kondisi hari ini banyak yang terkena dampak pandemi. Ansor sebagai organisasi yang menjadi ujung tombak di masyarakat harus kuat secara Ekonomi agar anggota ansor dan masyarakat bisa bangkit dari pandemi,” jelas dia.

Pelatihan pendampingan UMKM menggandeng BNI dan PT POS Indonesia untuk membuka akses permodalan, peluang bisnis dan pola pikir kewirausahaan peserta. Melalui kolaborasi bersama ini, Adin berharap dapat membentuk kebermanfaatan dari sisi pemberdayaan Ekonomi dan membentuk jejaring Ekonomi GP Ansor secara nasional.

Bahkan Adin mengatakan saat ini GP Ansor telah membangun sistem untuk memaksimalkan potensi kolaborasi tersebut melalui situs monitoransor.org.

“Tema besar kita adalah bagaimana UMKM Ansor bisa naik kelas, jadi sesuai tingkatannya dari usaha baru akan tumbuh dan berkembang. Harapannya adalah pada akhirnya terbentuk jejaring Ekonomi Ansor secara nasional. Kita ingin agar potensi Ekonomi antar setiap daerah terkoneksi menjadi satu rantai pasok yang utuh dan berkontribusi menjadi kuat,” harap Adin.

Sementara itu ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepri, Rahmad Budiharto menyampaikan kegiatan pelatihan pendampingan UMKM ini diikuti oleh badan semi otonom dan pengurus GP Ansor dari tingkat pengurus Anak Cabang hingga pengurus Cabang setiap kabupaten/Kota.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting untuk membangun pondasi keekonomian. Kita berharap ke depan kader-kader ansor juga menjadi pebisnis yang akan berkontribusi tidak hanya menguatkan organisasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan Ekonomi daerah bahkan nasional,” pungkas dia.