Gas Pol di Kelurahan Parang Tarik Simpatik Emak Emak Untuk Appi Cicu

oleh -0 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Intelijennews, Makassar Gerakan Aksi (Gas) pool fraksi Appi Cicu semakin leluasa bergerak pasca putusan PT TUN yang mendiskualifikasi pasangan Danny Pomanto/Indira (DIAmi).

Di Kelurahan Parang, Kecamatang Mamajang, malah para pendukung Danny yang berada di posko, teriak bersahut sahutan “Appi Cicu” ketika Munafri Arifuddin melakukan silaturrahmi, Minggu (8/4/2018) malam yang tak jauh dari posko tersebut.

“Hidup Appi Cicu, DIAmi lewat,”kata kerumunan ibu ibu yang awalnya berkumpul di posko DIAmi lalu datang berhamburan menyalami Appi.
Mendapat dbutan hangat dari warga dan simpatisan pendukung lain, CEO PSM ini tampak sumringah.
“Makasih pak, makasih bu,”kata Munafri kepada warga. Begitu antusiasnya warga yang menyambut, sekitar 300 meter menuju lokasi, disesaki warga yang berjejer di pinggir jalan.

Perubahan arus dukungan pasca keluarnya putusan TUN, mengalami perubahan drastis. Jika sebelumnya hampir semua RT RW berada di barisan pendukung Danny Pomanto, kini beralih. Dalam sebuah deklarasi yang digelar
Asosiasi Ketua RT di Makassar, pekan lalu, lebih dari 1000 ketua RT RW hadir dan menyatakan dukungan ke Appi Cicu.

Tak hanya itu, polarisasi di kalangan birokrasi jiga mengalami pergeseran. Sebelum cuti, hampir seluruh struktur camat dan lurah, dalam kendali Danny Pimanto. Tapi begitu cuti, Plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal tidak membolehkan lagi ASN mendukung calon.

Bahkan berembus kabar, dalam waktu dekat ini, pengurus teras Golkar Sulsel ini akan melakukan mutasi besar besaran, setelah mendapat restu dari Depdagri. Jabar yang santer beredar, Plt Sekot Makassar yang juga orang dekat Danny, Baso Amiruddin, segera dilantik. “Minggu ini pelantikan,”kata seorang pejabat Pemkot yang enggan disebut namanya.

Bukan hanya Sekretaris Kota, puluhan pejabat eselonan ll, hingga camat dan jabag juga mengalami pergeseran. Hanya saja, Deng Ical sapaan akrab Plt Walikota, masih menutup rapat, siapa siapa yang akan masuk gerbong mutasi. “Belum, belum. Kita ikuti sesuai mekanisme,”ujarnya ketika dihubungi. (*)