Guru SD 14 Samanggi Sambangi Murid Yang Tidak Pernah Masuk Sekolah di Maros

EXPERIENCE, Maros – Rombongan Guru SD 14 Samanggi menyambangi murid yang tidak pernah masuk sekolah di dusun pattunuang desa Samanggi kecamatan Simbang Kabupaten Maros , Selasa , (1/2/2022)

Antusias sejumlah guru SD 14 Samanggi menyambangi murid yang tidak pernah masuk sekolah selama pandemi murid yang tinggal di kawasan objek wisata biseang labboro (BISLAB)

Siswa SD 14 Samanggi atas nama Fauzan dan Ardi tidak pernah masuk sekolah sejak pandemi , olehnya itu para guru SD 14 Samanggi menyambangi muridnya untuk memastikan apa kendala dan masalah yang di alami murid tersebut sehingga tidak masuk sekolah.

Orang tua murid , zaenab, mengatakan, Anaknya tidak masuk sekolah dengan ada beberapa faktor sehingga dua orang anaknya yaitu Fauzan dan ardi tidak masuk sekolah.

“Dua orang Anak saya tidak masuk sekolah karna selama corona pekerjaan suami saya tidak ada , karna pekejaan suami saya serabutan, sehingga tidak mampu mencukupi kesehari harian kebutuhan kami.

Bacaan Lainnya

olehnya itu anak saya tidak masuk sekolah karna tidak mempunyai seragam sekolah, buku dan tas sekolah , “sedihnya.

Salah satu guru SDN 14 Samanggi , Nurhayati, spd. Mengatakan, saat memantau keseluruhan murid Di SDN 14 Samanggi ada murid yang memang tidak pernah sama sekali hadir saat waktu sekolah dan juga tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak orang tua murid di sekolah semenjak masa pandemi.

” Dengan ketidak hadiran murid atas nama Fauzan dan Ardi membuat kami pihak sekolah berinisiatif menyambangi rumah murid tersebut disebakan orang tua murid juga tidak pernah menyampaikan pemberitahuan disekolah , maka dengan moment libur kami dari beberapa guru berinisiatif menyambangi rumah murid tersebut guna memastikan apa penyebab sehingga dua orang murid kami tidak masuk sekolah. “Ujarnya

Kami pihak guru sangat prihatin atas apa yang di alami dua murid kami tersebut , sejak pandemi dua orang murid kami tidak masuk sekolah karna tidak memiliki perlengkapan sekolah.

Kami juga telah menyampaikan kepada orang tua murid , kami sarankan agar murid tetap masuk sekaloh agar tidak ketinggalan pelajaran biar kami guru guru SDN 14 Samanggi yang akan memberikan seragam sekolah tas dan buku yang dibutuhkankannya. “Ujar dia lagi.

Kami tidak ingin membiarkan generasi bangsa yang memiliki cita cita tidak dapat melanjutkan sekolahnya hanya karena tidak memiliki perlengkapan sekolah.

Kami para guru dan pihak sekolah SDN 14 Samanggi akan memberikan perlekapan sekolah kepada dua orang anak yang merupakan murid kami. “Tutupnya. (**/Anchank)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan