Makassar, Experience — Prof Zudan Arif Fakrulloh akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Sulsel. Oleh Presiden Prabowo Subianto, ia dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat dan sementara menunggu jadwal pelantikan.
Karena itu, di acara jalan sehat bersama jajaran lingkup Pemprov Sulsel dan masyarakat, Minggu, 5 Januari 2025, Prof Zudan menerima banyak ucapan selamat dan terima kasih. Mereka juga menuliskan harapan untuk Sulsel menuju Indonesia Emas di kain putih yang dibentangkan di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, di Jalan Jenderal Sudirman.
Hujan tak menyurutkan semangat mereka untuk bersama-sama Prof Zudan di akhir masa jabatannya sebagai Pj Gubernur Sulsel.
Dr St Haeriyah Bohari dari RSUD Sayang Rakyat, misalnya. Ia menuliskan ucapan terima kasihnya dengan menggunakan lipstik yang ia bawa.
“Terima kasih Prof Zudan, Sulsel semakin sejahtera dan sehat selalu bersama keluarga di tempat yang baru,” tulis St Haeriyah Bohari.
“Kita menggunakan lipstik karena spidol tidak bisa soalnya habis hujan basah kainnya. Makanya kami pakai lipstik, untung saya bawa lipstik,” ucapnya sambil tersenyum.
Kepala Dinas Ketapang Provinsi Sulsel Andi Muhammad Arsjad, mengatakan, bahwa waktu yang tentunya sangat singkat untuk ukuran tugas yang sangat berat dengan berbagai tantangan yang dinamikanya yang sangat kompleks namun waktu juga lah yang membuktikan bahwa beliau mampu melewati berbagai tantangan tersebut dengan strategi dan pola kerja yang ditopang oleh filosofi plan. Do, chek dan 4 tahap yang tentunya akan selalu kita kenang dalam setiap pertemuan apel pagi virtual.
“Kita bersyukur bapak ibu sekalian kita mendapatkan seorang gubernur terbaik se-Indonesia yang mampu mengangkat nama Sulawesi Selatan dengan berbagai raihan dan prestasi Nasional yang membanggakan diantaranya kita berhasil menjadi pengendali inflasi pada posisi 10 terendah tingkat nasional dengan pencapaian angka 1,23% yang tentunya ini menjadi sejarah pengendalian inflasi terendah di Sulawesi Selatan,” ucap Arsjad.
Untuk itu, “Saya atas nama keluarga besar dinas ketahanan pangan provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan terimakasih atas segala dedikasi, atas segala dukungan, arahan yang telah bapak berikan kepada kami Alhamdulillah kami mendapatkan insertifisikal yang kami bisa gunakan untuk pengadaan mobil pangan yang selama ini tidak pernah ada, kami juga menggunakan dana itu untuk subsidi harga yang selama ini kita tidak pernah lakukan dan Alhamdulillah program gerakan pangan murah sebagai program inovasi nasional tetap akan kami lanjutkan berkat dukungan beliau,” ujarnya.
“Doa terbaik kami kepada bapak dan ibu serta keluarga semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkati dengan limpahan rezeki kesehatan dan kesuksesan di tempat penugasan bapak yang baru, jangan pernah melupakan Sulawesi rumah kita untuk semua, bapak dan ibu tetap di hati kami,” imbuhnya.
Sementara, Plh Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel, Since Erna Lamba, menilai, Prof Zudan Arif Fakrulloh adalah sosok birokrat sejati yang telah memberikan teladan luar biasa selama menjabat sebagai Pj Gubernur Sulsel.
“Kepemimpinan beliau tidak hanya ditandai dengan ketegasan dan profesionalisme, tetapi juga dengan kesantunan yang menginspirasi banyak pihak. Beliau selalu memotivasi kami (para OPD) untuk terus berbuat yang terbaik, baik sebagai individu maupun sebagai tim, demi kemajuan Sulawesi Selatan,” ucapnya.
“Terima kasih atas dedikasi dan keteladanan yang telah Bapak berikan. Semoga perjalanan berikutnya selalu dilimpahi kesuksesan dan keberkahan. Sulawesi Selatan akan selalu mengenang kepemimpinan Bapak dengan rasa hormat dan bangga,” kata Since Erna Lamba, yang juga merupakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Kerakyatan. (*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








