MAROS,Experience — Pemerintah Kabupaten Maros kembali memperkuat sektor pertanian dengan menyalurkan 10 unit traktor roda empat (TR4) kepada kelompok tani dari lima kecamatan: Tompobulu, Mandai, Cendrana, Camba, dan Mallawa. Penyerahan berlangsung di Gudang Rice Milling Unit Haji Sahabu di Dusun Bombongi, Desa Tenringangkae, Kecamatan Mandai, 12 Desember 2025.
Bantuan ini merupakan hasil fasilitasi Kementerian Pertanian setelah proposal kelompok tani diverifikasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros.
Wabup: Maros Berperan Sebagai Penyangga Pangan
Wakil Bupati Maros, Andi Muhtazim Mansyur, menegaskan bahwa alsintan memiliki peran vital mengingat Maros menjadi salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan 10 unit TR4. Ini sangat membantu percepatan pengolahan lahan dan peningkatan produktivitas petani,” ujarnya.
Ia juga membantah isu bahwa alsintan yang disalurkan merupakan milik pribadi pejabat tertentu.
“Semua alat ini adalah bantuan pemerintah melalui Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian. Tidak ada kepemilikan pribadi,” tegasnya.
Dukung Implementasi Asta Cita
Wabup menambahkan bahwa penyaluran alsintan di daerah merupakan bagian dari percepatan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada penguatan ketahanan pangan nasional.
“Kabupaten harus berkontribusi dalam kerja besar Asta Cita. Kita mengawal pengerjaannya di lapangan,” katanya.
Total 90 Alsintan Tersalurkan Sepanjang 2025
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, Jamaluddin, menyebutkan bahwa sepanjang 2025, total alsintan yang diterima Maros mencapai 90 unit, terdiri dari:
65 unit traktor roda dua (TR2)
24 unit traktor roda empat (TR4)
1 unit tambahan TR4 yang menjadi bagian dari penyerahan tahap ini
“Ini bentuk dukungan pemerintah pusat dalam mendorong kapasitas pertanian dan mencapai swasembada pangan,” jelasnya.
Jamaluddin menegaskan, distribusi alsintan dilakukan sesuai juknis Kementerian Pertanian.
“Setiap kelompok tani wajib mengajukan proposal dan melewati verifikasi. Tidak semua permohonan langsung dikabulkan,” katanya.
Gapoktan Limpoccoe Akhiri Penantian Dua Tahun
Salah satu penerima bantuan, Gapoktan Limpoccoe di Kecamatan Cendrana, akhirnya mendapat TR4 setelah mengajukan permohonan sejak dua hingga tiga tahun lalu.
Ketua Gapoktan, Haji Sahrial, memastikan proses yang mereka jalani sesuai prosedur.
“Pengajuan kami sudah lama dan mengikuti mekanisme resmi, bukan penunjukan,” tuturnya.
Ia optimistis hadirnya TR4 akan mempercepat pengolahan lahan dan membuka peluang penambahan musim tanam.
“Selama ini hanya dua kali tanam setahun. Dengan TR4 ini, kami berharap bisa menjadi tiga kali,” ujarnya.
Dorong Kenaikan Produktivitas Petani
Pemerintah Kabupaten Maros berharap bantuan alsintan dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat proses budidaya, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di seluruh kecamatan penerima.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








