Pemerintah Desa Tenrigangkae Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443, Hadir Tokoh Agama 

oleh -19 views
IMG 20211031 WA0058 https://sulselexperience.com/pemerintah-desa-tenrigangkae-selenggarakan-maulid-nabi-muhammad-saw-1443-hadir-tokoh-agama.html 1 Bҽɾαɳԃα Iɳϝσ Nυʂαɳƚαɾα Pemerintah Desa Tenrigangkae Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443, Hadir Tokoh Agama  1 Berita 1443
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Experience Maros – pemerintah desa Tenrigangkae selenggarakan maulid nabi Muhammad SAW 1443 H di kantor desa Tenrigangkae kecamatan Mandai kabupaten Maros, Minggu (31/10/2021)

Bulan Rabiul Awal kerap dikenal dengan sebutan bulan Maulid atau bulan Maulud. Pasalnya di bulan ini terdapat peringatan Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal.
Dalam kalender masehi, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW jatuh pada tanggal 19 Oktober 2021, bertepatan pada hari Selasa.

Olehnya itu Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H pemerintah desa Tenrigangkae selenggarakan maulid nabi Muhammad SAW yang turut dihadiri eks camat Mandai A. Mappellawa sebagai orang yang ditertuakan di kecamatan Mandai , selain itu turut dihadiri pula sesepuh para tokoh-tokoh agama , seluruh kadus dan seluruh perangkat desa Tenrigangkae.

Kades Tenrigangkae, Wahyu Febri mengatakan , merayakan maulid nabi Muhammad SAW , adalah salah satu adat istiadat yang tiap tahunnya selenggarakan di desa ini.

” Maulid nabi Muhammad tiap tahunnya di peringati di desa ini , sebab maulid nabi Muhammad SAW sudah menjadi budaya turun temurun di desa ini

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah di Kota Mekah.

olehnya itu pemerintah desa bersama warga desa Tenrigangkae antusias selenggarakan peringati maulid nabi Muhammad SAW Sebagai wujud kecintaan pada Rasulullah Baginda nabi Muhammad SAW .

Selain itu , peringatan hari maulid nabi Muhammad SAW juga menjadi ajang silaturahmi sesama warga bersama seluruh perangkat desa untuk lebih bersinergi lagi.

Wahyu Febri menambahkan saya sangat bahagia atas antusias warga atas terselenggaranya peringatan maulid ini , untuk tidak melupakan budaya leluhur yang dulunya juga sering dilakukan di desa ini.

“Terimakasih kepada seluruh warga dan juga para sesepuh tokoh agama yang telah berperan dalam penyelenggaraan maulid nabi Muhammad SAW 1443.H yang juga merupakan pelestarian budaya di desa kita ini, ” tutupnya.

  1. (Achank)