oleh

Unras Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja Berakhir Etta Kajang Masih Beraksi

Makassar, Experience– Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa UIN di Jalan Sultan Alauddin Makassar berlangsung dari siang hingga jelang Magrib, dengan tuntutan agar pengesahan Undang – Undang (UU) Omnibus Law dicabut.

Dalam aksi Senin (12/10/2020) nampak dua unit mobil kontainer melintang di tengah jalan dan silih berganti para pengunjuk rasa berorasi di atas mobil itu dengan latar belakang asap hitam yang membumbung dari ban yang terbakar disertai kemacetan tak terhindarkan.

Usai aksi berlangsung personel kepolisian pun berusaha mengurai kemacetan meski nampak masih adanya terlihat, ban yang terbakar di tengah jalan.

Salah seorang pengguna jalan, Rahman Daeng Kulle yang setiap harinya melintas di Jalan Alauddin mengaku resah dengan aksi demonstrasi yang menganggu arus lalu lintas sehingga menimbulkan kemacetan di sepanjang jalan.

“Saya sangat bersyukur, tadi menjelang Magrib melihat seorang warga dengan sendirinya membuka jalan dan memindahkan ban yang terbakar dari tengah jalan. Secara pribadi mengucapkan terima kasih banyak. Semoga ada masyarakat lainnya bisa peduli,” bebernya.

Namun ada hal unik dibalik usainya aksi unjuk rasa tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja nampak terlihat, seorang pria bercelana puntung yang sigap dan segera mengambil sebatang kayu terpalang di tengah jalan oleh pengunjuk rasa.

Pria tersebut dejurus kemudian, memberi aba-aba pada sopir kontainer untuk meninggalkan lokasi aksi unjuk rasa dan segera ke titik ban terbakar. Seorang diri berusaha memindahkan ban terbakar dari tengah ke pinggir jalan disaksilan sejumlah pengunjuk rasa.

Seiring giat berlangsung saat dihampiri terkininews.com, ternyata sosok pria tersebut diketahui berlatar belakang polisi berpangkat Bripka, personel Dit Intelkam Polda Sulsel yang akrab disapa Etta Kajang.

Pak Kajang sapaan akrab dari Bripka Syairuddin terus melanjutkan aksi bersih bersih dan mematikan ban yang terbakar dibantu sejumlah personel kepolisian lainnya yang juga sedang mengatur arus lalu lintas. (***)

Komentar

Topik