Ada Batas Peliputan Media Saat Sertijab Kajari Negeri Berlangsung di Sinjai

oleh -0 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Selagi.id, Sinjai – Pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan (sertijab) kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai di gelar DR. Jan Samuel Maringka selaku pimpinan institusi kejaksaan tinggi Sulsel.

Pelantikan, Pengambilan sumpah jabatan dan sertijab Kajari Negeri Sinjai dari pejabat lama ke pejabat baru adalah Muh. Sumartono, SH. MH selaku pejabat lama Kajari Sinjai, digantikan Noer Adi, SH. MH. Selagi.id Senin (16/10/2017) yang berlangsung di ruang pola kantor Bupati Sinjai.

Muh. Sumartono mengakhiri masa tugasnya di kabupaten Sinjai setelah memimpin Korps Adhyaksa itu selama kurang lebih tiga tahun, Kini posisinya digantikan oleh Noer Adi, SH. MH, sebagai Kajari Sinjai.

Tampak hadir pada momen sertijab tersebut, Bupati dan wakil Bupati Sinjai, ketua DPRD, kapolres, Dandim 1424, pejabat lingkup Pemda, dan sejumlah pejabat lingkup kejaksaan Sinjai.

Namun pada moment kegiatan tersebut wartawan hanya bisa melihat dari luar ruangan karena adanya larangan untuk melakukan peliputan yang juga di tandai adanya papan bicara batas media.

Papan Bicara Batas Media

Sukardi selaku Ops Pengendalian Satpol PP kabupaten Sinjai, mengatakan berdasarkan perintah kasatpol PP Sinjai Agung Prayogo, bahwa setelah Kajati masuk dalam ruangan, Media tidak dibenarkan masuk saat berlangsungnya acara,” terang dia

“Perintahnya pak kasat yang kami jalankan bahwa media tidak diperbolehkan masuk dalam ruangan setelah pak kajati masuk dalam ruangan,” Jelas Sukardi

Atas kejadian tersebut ketua jurnalis peduli Sinjai (JPS) Syamsul Bahri angkat bicara dan sangat menyesalkan perintah kasatpol PP yang memberi perintah anggotanya untuk menghalangi awak media masuk dalam ruangan pelaksanaan pelantikan

“Kami sangat menyesalkan karna kami tidak diberi ruang masuk untuk melakukan peliputan padahal media itu sebagai mata dan telinga publik. Karena kegiatan ini bukan sifatnya rahasia negara sehingga jalannya sertijab penting untuk diketahui publik termasuk pengambilan dokumentasi. Kami harap panitia Sertijab masih harus belajar tentang pemberian ruang teman-teman media,” Tegas Ketua JPS Sinjai Syamsul Bahri (*)