MAROS, Experience – Maraknya peredaran narkotika yang kini menyasar kalangan remaja di Kabupaten Maros memicu respons cepat dari jajaran kepolisian. Guna membentengi generasi muda, Satuan Binmas Polres Maros meluncurkan kampanye kreatif bertajuk “Gerakan Maros Tanpa Narkoba”.
Berbeda dengan sosialisasi formal pada umumnya, kampanye ini menyasar langsung titik kumpul pemuda. Seperti yang terlihat di kawasan Simpang Lima Patung Kuda, Turikale, Maros, pada Selasa (6/1/2026).
Pendekatan Humanis di Titik Keramaian
Dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Maros, AKP Ilham Yuliani, S.Trk., S.I.K., personel kepolisian bersama Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros turun ke jalan. Mereka membagikan brosur imbauan kreatif yang berisi edukasi bahaya narkotika serta pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kasat Binmas AKP Ilham Yuliani mengungkapkan bahwa pendekatan terhadap Generasi Z (Gen Z) memerlukan formula khusus agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
“Kami menyadari bahwa Gen Z tidak bisa didekati dengan cara-cara lama yang terlalu menggurui. Kami masuk melalui hobi mereka, bahasa mereka, dan platform yang mereka gunakan sehari-hari. Tujuannya satu, agar mereka paham bahwa keren itu tanpa narkoba,” ujar AKP Ilham Yuliani.
Darurat Narkoba di Kalangan Remaja
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan rilis resmi Humas Polres Maros, tercatat adanya lonjakan kasus narkotika yang cukup signifikan di wilayah hukum Polres Maros.
Sepanjang tahun 2025, Satresnarkoba Polres Maros berhasil mengungkap 120 kasus, di mana peredaran melalui media sosial yang melibatkan remaja mendominasi. Angka ini naik drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 68 kasus.
Fakta Kunci Kampanye:
• Target: Pelajar, remaja, dan pengguna media sosial (Gen Z).
• Metode: Pembagian flyer kreatif, konten edukasi digital, dan dialog santai.
• Pesan Utama: Dampak jangka panjang narkoba yang dapat memutus impian dan kreativitas.
Melalui pendekatan yang lebih humanis dan kekinian ini, Polres Maros berharap angka penyalahgunaan narkoba di tingkat remaja dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sejak dini.(*)
Editor//Experience//Online//Hasim.








