Ketua HIPMI Maros Prihatin Dugaan Kasus Penganiayaan Ketua HIPMI Palopo

Maros, Experience — Ketua HIPMI Maros, Muhammad Rezki prihatin dengan kejadian yang dialami Ketua HIPMI Palopo, Imbara. Bukan tanpa alasan, Ketua HIPMI Palopo, Imbara diduga menjadi korban penganiayaan.

Kata Muhammad Rezki, kejadian yang dialami Ketua HIPMI Palopo, Imbara sudah dilaporkan ke aparat kepolisian.

 


“Kami mengecam tindakan kekerasan,” seru Ketua HIPMI Maros, Rabu (30 Juli 2025).
Kiki sapaan akrabnya, menyebutkan, HIPMI mendukung penegakan hukum secara adil.

“Semoga dugaan kasus penganiayaan terhadap Ketua HIPMI Palopo ini diproses secara transparan,” tambah Kiki.

Bacaan Lainnya

Ia meminta agar Komisi Kejaksaan Republik Indonesia untuk turun tangan mengusut kasus tersebut dan menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum jaksa yang diduga terlibat.

“Kami mengecam tindakan kekerasan yang tidak mencerminkan etika penegak hukum. Komisi Kejaksaan harus segera bertindak agar kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan tidak tercoreng,” tegasnya, Selasa, 29 Juli 2025.

Dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan ke Polres Palopo dengan Nomor LP/B/394/VII/2025/SPKT/POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN tertanggal 24 Juli 2025. Laporan itu turut diperkuat dengan hasil visum et repertum yang dimiliki korban.

Tak hanya penganiayaan, pihak keluarga korban juga mengungkap dugaan pemerasan yang dilakukan dalam proses Restorative Justice (RJ). Disebutkan, terdapat permintaan uang dan aset berupa rumah sebagai syarat damai.

Muhammad Rizki menegaskan bahwa HIPMI mendukung penegakan hukum yang adil dan meminta agar pelaku diproses secara transparan.(*)

Editor//Experience//Online//Hasim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan