oleh

Konsep Guru Minimal UMK Cawabup Maros Janji ke IGI Usai Dilantik SK Bupati Untuk Guru Honorer Terbit

Maros, Experience — Dalam Pertemuan Haji Tajerimin dan MRR, MRR menyampaikan bahwa  konsep “Guru Minimal UMK” itu baik tetapi tak cukup menjadi solusi jangka panjang buat guru di Maros. Apalagi harus mempertimbangkan PAD kabupaten Maros yang tidak begitu besar.

Jika ingin guru bersatu memilih pasangan nomor urut 1 maka Haji Tajeriman harus memastikan bahwa jika terpilih menjadi Bupati, Haji Tajerimin akan menerbitkan SK Bupati bagi guru Honorer.

Jika Bupati menerbitkan SK Bupati bagi tenaga honorer, maka Guru akan mendapatkan kesempatan memperoleh NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan). Dengan memiliki NUPTK maka guru sudah memiliki ijin mengajar sebagai mana SIM bagi pengendara kendaraan bermotor. Selain guru memiliki ijin mengajar, guru pun akan mengikuti PPG (Program Profesi Guru). Guru yang dinyatakan lulus PPG akan berstatus guru bersertifikasi dan akan mengajukan tunjangan profesi guru yang besarnya hampir sama dengan gaji guru. Dengan memperoleh Tunjangan Profesi Guru maka pendapatan guru sudah baik, status guru jelas sebagai guru profesional dan gurupun memiliki ijin untuk mengajar di sekolah pendapatan guru juga tak terpengaruh konstalasi politik daerah.

MRR menambahkan, jika hal itu dilakukan oleh Haji Tajerimin, maka itulah solusi yang sesungguhnya bukan hanya menyelamatkan guru tapi sekaligus menyelamatkan pendidikan di kabupaten Maros.

“Selama ini Maros membiarkan anak-anak Maros dididik oleh mereka yang tidak memiliki ijin mengajar seperti sopir yang tak memiliki ijin mengemudi sehingga, jika kualitas pendidikan rendah di Maros, itu menjadi sebuah kewajaran, selain itu dengan pendapatan hanya Rp. 100ribu atau 250ribu perbulan, maka mereka yang  jadi guru honorer di Maros lebih pusing memikirkan asap dapurnya dibanding anak didik mereka” sambung MRR.

Apa yang dijelaskan MRR, langsung ditangkap oleh Haji Tajerimin, dengan tegas dia sampaikan “Hari ini saya dilantik, besok SK Guru Honorer saya keluarkan, sebelum mereka menerima TPG, saya pastikan honor mereka UMK,

“Bahkan, saya akan bantu guru dalam pembiayaan Pendidikan Profesi Gurunya, saya mau pendidikan di Maros lebih baik dari Kabupaten manapun di Sulsel” tutup Haji Tajerimin (tim/*)

Komentar

Topik