Mansur : LMPI Sulsel Kecam dan Mengutuk Kelakuan Makar Bom Surabaya

oleh -1 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Intelijennews, Makassar Tindakan terorisme berupa pengeboman Gereja pada 3 tempat di Surabaya menuai kecaman dan kutukan keras dari berbagai elemen.

Pasalnya tindakan yang terjadi pada Minggu (13/5) kemarin itu sangat tidak manusiawi yang mengorbankan siapapun bahkan kepada orang yang tidak tahu menahu sama sekali.

Ketua Umum Laskar Merah Putih Indonesia Sulsel mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang menewaskan aparat dan warga sipil, serta belasan luka-luka yang diantaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Andi Nuralim Ketua Umum Mada LMPI Sulsel

Sungguh ancaman teror bagi umat beragama yang dilakukan itu semata untuk merongrong keamanan negara dan membuat situasi tidak kondusif. Ungkap Ketua Umum LMPI Suksel melalui Kabiro Hankam LMPI Sulsel Mansyur.

Mewakili Pengurus LMPI Sulsel dengan ini menegaskan mengecam dan mengutuk keras segala macam bentuk tindakan terorisme, yang terlebih pabila mengatasnamakan agama.

“Kami Mengecam dan mengutuk keras segala tindakan terorisme, apapun motifnya karena tidak ada satupun agama yang membenarkan tindakan kekerasan yang bermotif alasan Agama ” terang Mansur

LMPI Sulsel melalui Ketua Biro Hankam Senin (14/5/2018) Mansur mendesak dan mendukung langkah aparat keamanan dalam mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Mansur Ketua Biro Hankam LMPI Sulsel

Lebih lanjut Mansyur mengimbau seluruh warga Indonesia untuk bersatu padu menahan diri dan tidak mudah terprovokasi serta terus menggalang solidaritas kemanusiaan sekaligus menolak segala bentuk kekerasan apa lagi dengan mengatas namakan Agama.

Rentetan kejadian beberapa hari ini, kami melihat adanya keterkaitan yang boleh jadi ini adalah skenario dari kelompok – kelompok tertentu yang tidak ingin melihat Negeri ini aman apalagi dimomen menghadapi pesta demokrasi yang semakin dekat dengan Pilpres.

Oleh karena itu kami mendukung Seluruh elemen bangsa untuk bersama – sama menjaga bangsa dari berbagai macam ancaman yang ingin memecah keutuhan NKRI, Tutup Mansyur (Halim)