Jakarta, Experience – Hampir setiap minggu ada saja lembaga survei yang mempublikasikan hasil survei namun bagi Mileanies tetap menanggapi santai, pasalnya kami tahu betul, Anies tak bayar survei, Anies tak ada kontrak survei. Masuk 10 besar pun sesungguhnya sudah baik apalagi selalu bertengger ditiga besar, dua besar, bahkan tak jarang diurutan pertama.
Terbaru, kata Muhammad Ramli Rahim Minggu (6/2/2022) selaku Ketua Umum Jaringan Nasional Mileanies bahwa lembaga riset Political Weather Station (PWS) telah merilis hasil survei mereka.
Menurutnya tingkat elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto masih cukup tinggi menurut hasil survei lembaga riset Political Weather Station (PWS). Sebanyak 22,9 persen responden memilih nama Prabowo apabila Pemilihan Presiden (Pilpres) digelar hari ini.
Direktur Riset PWS Mohammad Tidzi AM mengatakan nama Prabowo juga telah mengungguli pada survei tingkat popularitas tokoh dan tingkat akseptabilitas, dan sebagai informasi, tingkat popularitas tokoh Prabowo mencapai 94,2 persen dan tingkat akseptabilitasnya sebesar 71,8 persen.

“Mengindikasikan bahwa tokoh yang tingkat popularitas dan tingkat akseptabilitas cukup siginifikan cenderung memiliki tingkat elektabilitas yang lebih tinggi,” kata Tidzi dalam paparannya melalui virtual, Jumat (4/2) kemarin.
Lanjut di bawah Prabowo, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih oleh 19,9 persen responden. Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduduki posisi ketiga dengan perolehan 19,8 persen responden.
Tiga nama ini memang selalu mendominasi publikasi dihampir semua lembaga survei namun seperti kita ketahui partai-partai politik memegang hasil survei yang valid dan tak perlu dipublikasikan.
Jika melihat dan mencermati bagaimana Nasdem, PAN dan PPP menjalin komunikasi aktif dengan Anies yang bahkan membuka ruang bagi Anies berkomunikasi langsung dengan para kadernya, maka sesungguhnya kita pun sudah bisa membaca bagaimana data dan fakta hasil survei yang dipegang parpol – parpol ini.

Mereka tampaknya yakin betul, Anies akan memberikan dampak ekor jas atau coat-tail effect bagi parpol mereka dan ini tentu saja tak mengherankan karena SBY sudah membuktikan itu ke Partai Demokrat di tahun 2004 dan Jokowi membuktikan itu di tahun 2014 lalu. Kata Muhammad Ramli Rahim
Diluar Nasdem, PPP dan PAN, masih ada PKS yang dalam komunikasi kami dengan beberapa pengurus mereka juga mengarah ke Anies. Bagi Parpol, coat-tail effect ini akan bermanfaat, bagi Anies, empat parpol ini sudah lebih dari cukup untuk mengusung Anies Rasyid Baswedan dalam Pilpres 2024 nantinya. Dengan total 172 kursi, keempat parpol ini sudah mencapai 29,91% dan berhak mengajukan calon presiden 2024 nanti.
Bagaimana dengan relawan??
Relawan Anies untuk Capres 2024 tumbuh subur bak cendawan dimusim hujan. Di satu wilayah bisa saja ada 3,4 bahkan sampai 7 relawan Anies dengan nama yang berbeda- beda. Secara Nasional, kita mengenal Jarnas Mileanies, Jarnas ABW, ANIES, Sobat Anies, Manies, dan seterusnya yang semuanya bergerak membangun simpul hingga ke daerah. Ini belum termasuk relawan daerah yang tidak berapiliasi ke salah satu relawan jaringan nasional namun sangat aktif bergerak ke seluruh penjuru daerah.
Nah, inilah yang kami sebutkan sebagai relawan bawang berlapis yang siap bikin air mata haru menetas karena bahagia mencapai kemenangan kelak.
Dengan begitu banyaknya relawan, ini seperti lapisan bawang yang tersusun rapi saling menguatkan dan saling menopang sehingga membentuk kekuatan berlapis yang bergerak membawa “Anies ” menyusup ke rumah-rumah warga Indonesia. (*/)








