Perketat Pengawasan Mutu Ikan Jelang Ramadhan, Dinas Perikanan Maros Sidak TPI Labuang

MAROS – Masuki masa krusial menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Perikanan mengambil langkah proaktif guna menjamin keamanan pangan masyarakat.

Pengawasan terhadap komoditas perikanan di pasar-pasar tradisional kini mulai diperketat untuk memastikan kualitas ikan tetap terjaga.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, A. Muhisal, turun langsung memimpin pemantauan mutu ikan yang dipusatkan di UPTD TPI Labuang, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (17/02/2026). Sulselexperience.com

Uji Sampel dan Stabilitas Harga
Dalam sidak tersebut, tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan fisik secara organoleptik hingga pengambilan sampel uji laboratorium. Hal ini dilakukan guna mendeteksi dini kemungkinan adanya zat berbahaya seperti formalin, serta memastikan tingkat kesegaran ikan yang dijajakan para pedagang.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, A. Muhisal mengungkapkan bahwa ketersediaan stok ikan di TPI Labuang saat ini terbilang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga. Namun, ia tidak menampik adanya dinamika harga pada komoditas tertentu.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan pemantauan kami di TPI Labuang, pasokan ikan cukup dan mutunya juga sangat bagus. Meski begitu, memang ada kenaikan harga pada jenis-jenis ikan tertentu karena faktor permintaan jelang Ramadan,” jelas A. Muhisal.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus melindungi konsumen di Maros agar mendapatkan pangan yang layak. “Kami ingin memastikan seluruh ikan yang beredar dalam kondisi layak konsumsi. Ini adalah komitmen kami untuk kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Koordinasi Distribusi Higienis
Tak hanya soal kualitas, Dinas Perikanan juga menaruh perhatian serius pada stabilitas pasokan melalui koordinasi dengan jaringan nelayan dan distributor. Langkah ini diambil agar fluktuasi harga di tingkat pasar tetap terkendali dan terjangkau oleh masyarakat luas.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPTD TPI Labuang, Burhan Bonto, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya maksimal dalam memfasilitasi distribusi ikan yang higienis.

“Kami di tingkat unit pelaksana teknis memastikan bahwa setiap ikan yang masuk dan keluar dari TPI Labuang telah melalui proses sortir yang ketat. Kami mendukung penuh langkah Dinas Perikanan agar rantai pangan di Maros, khususnya sektor perikanan, tetap sehat dan bersih,” pungkas Burhan Bonto.

Masyarakat pun diimbau untuk tetap teliti saat berbelanja, namun tidak perlu merasa khawatir berlebihan terkait ketersediaan stok pangan laut di Kabupaten Maros.”Tutup Bur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan