Relawan TJ Peduli Beri Bantuan Korban Bencana Banjir di Gowa dan Maros

oleh -0 views
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Liberalnews.net, Makassar – Ketua Teman Jokowi DPD Sulsel (TJ DPD Sulsel) Albert Palangda kembali meninjau langsung lokasi yang terkena dampak dari musibah banjir yang melanda beberapa Kabupaten di Sulsel salah satunya yang kena dampak adalah di BTN Asabri Moncongloe Maros, Kamis (24/1/2019).

Albert Palangda Ketua DPD TJ Sulsel mengunjungi titik pengungsian Gowa dan Maros.

Dimana kata Abe sapaan akrab Albert Palangda mengatakan, “Ini adalah hari ke-dua kita berikan bantuan. Kemarin di Gowa kami bersama Pengurus Teman Jokowi DPC Gowa dan DPD Sulsel, dan hari ini di Maros kami juga bersama Ketua DPC Gowa dan Maros beserta didampingi Pengurus Teman Jokowi DPD Sulsel,” ucapnya.

Abe dan relawan lainnya berjalan masuk meski air genangan dijalan setinggi betis orang dewasa, mereka tetap berjalan masuk sampai kerumah warga, hingga sampai di posko pengungsi di BTN Asabri Moncongloe Maros.

Abe dan relawan TJ DPD Sulsel beserta rombongan hadir di tempat pengungsian bukan hanya melihat kondisi korban. Tapi, juga memberikan bantuan berupa makanan, minuman, perlengkapan bayi dan anak-anak, pakaian layak pakai, vitamin untuk anak-anak, serta alat pembersih lantai.

Salah seorang warga mengatakan, bahwa dirinya berharap ada antisipasi dari pihak terkait. Agar kedepannya banjir bisa diminimalisir, dan para korban banjir dapat perhatian dari pemerintah.

“Kami berharap agar para korban banjir dapat perhatian dari pemerintah setempat dan pusat. Dan seharusnya ada antisipasi dari pihak terkait supaya banjir bisa diminimalisir,” harap Ani salah seorang warga tersebut.

Sementara itu, Abe mengatakan kedatangannya di lokasi tersebut tentunya melihat kondisi para korban juga sekaligus memberikan bantuan kepada korban untuk meringankan beban para korban bencana banjir yang melanda rumah mereka.

“Kami juga berharap agar korban banjir khususnya anak-anak mendapat perhatian serius menyangkut pemulihan mental dan kebutuhan pendidikan mereka, termasuk kehilangan tempat tinggal agar bisa dibantu pemerintah,” pungkas Abe. (*)