Gathering Masjid BSI–MFF Disambut Antusias DKM Masjid Besar di Makassar

Makassar, Experience — Upaya memperkuat ekosistem masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi umat kembali ditegaskan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dalam kegiatan Gathering Masjid yang terselenggara atas kerja sama BSI Region X Makassar dan Moslem Friendly Forum (MFF), pemaparan program oleh Heru Komarujaman, Ziswaf & Masjid Solution Senior Officer Islamic Ecosystem BSI Kantor Pusat, mendapat sambutan hangat dari para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari sejumlah masjid besar di Makassar.

Heru memaparkan bahwa BSI kini telah membina 68.445 masjid di seluruh Indonesia dengan total saldo ekosistem mencapai Rp 908 miliar, sementara khusus Makassar, telah terintegrasi 5.456 masjid dengan saldo mencapai Rp 51,7 miliar.

“Masjid hari ini memiliki peran lebih dari sekadar tempat ibadah. Ia merupakan pusat literasi, sosial, dan ekonomi umat. BSI hadir untuk memperkuat semua fungsi itu melalui layanan keuangan syariah yang modern dan transparan,” ujar Heru.

Ia juga menguraikan berbagai program penguatan ekosistem masjid, mulai dari QRIS Masjid, Tabungan dan Giro Masjid, Cash Management, Aplikasi Taqmir, hingga optimalisasi BSI Agen di lingkungan masjid. Program ini dirancang agar masjid mampu memberikan pelayanan keuangan syariah yang cepat, aman, dan ramah digital kepada jamaah.

Zaenal Abidin, Islamic Ecosystem Business Solution Manager BSI RO X Makassar

Dukungan BSI Makassar: “Ini Gerakan Bersama untuk Memakmurkan Masjid*

Dalam kesempatan yang sama, Zaenal Abidin, Islamic Ecosystem Business Solution Manager BSI RO X Makassar, menekankan bahwa Gathering Masjid ini merupakan bentuk komitmen BSI menghadirkan pendampingan langsung kepada masjid-masjid di kota ini.

“Gathering Masjid ini adalah gerakan bersama BSI dan MFF untuk menghadirkan masjid yang lebih amanah, transparan, dan adaptif terhadap kebutuhan jamaah. Kami di Region X Makassar siap mendampingi seluruh DKM dalam mengimplementasikan ekosistem masjid BSI,” tegas Zaenal.

Ia menambahkan, dukungan BSI RO X Makassar tidak hanya berupa literasi keuangan, tetapi juga membantu masjid membuka akses pada berbagai solusi syariah yang relevan dengan kebutuhan jamaah sehari-hari.

Ketua Moslem Friendly Forum (MFF), Zulkarnaen Rahmat Sumakno.

Sambutan Hangat Ketua MFF: Siap Kolaborasi untuk Masjid Modern dan Melayang

Ketua Moslem Friendly Forum (MFF), Zulkarnaen Rahmat Sumakno, yang hadir langsung dalam Gathering Masjid ini, menyampaikan apresiasi atas langkah BSI yang dinilai konkret dalam membangun masjid modern berbasis pelayanan jamaah.

“MFF menyambut hangat program ini. Kolaborasi BSI dan masjid-masjid besar di Makassar akan mempercepat transformasi menuju masjid yang ramah jamaah, ramah digital, dan lebih kuat dalam pemberdayaan ekonomi umat. Kami sangat siap berkolaborasi,” ujar Zulkarnaen.

Ia menegaskan bahwa MFF akan mendukung masjid melalui pendekatan edukasi, kampanye literasi syariah, dan penguatan kapasitas DKM agar dapat mengoptimalkan seluruh fitur ekosistem yang ditawarkan BSI.

DKM Masjid Besar Makassar Apresiasi Program

Para perwakilan DKM masjid besar seperti Masjid—yang mewakili kawasan Panakkukang, Tamalanrea, Biringkanaya, hingga Manggala menyatakan antusiasme terhadap program tersebut.

“Program BSI ini sangat membantu kami beralih ke tata kelola keuangan masjid yang lebih transparan dan sesuai syariah. Dan kami melihat kolaborasi dengan MFF akan membuat gerakan ini lebih cepat meluas,” ujar salah satu peserta.

Beberapa DKM juga menyoroti manfaat QRIS Masjid serta Tabungan Haji Indonesia yang terhubung langsung dengan SISKOHAT, yang dinilai sangat membantu jamaah, khususnya generasi muda. 

Gathering Masjid BSI–MFF ini menghasilkan komitmen bersama untuk mendorong masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi pusat kegiatan ekonomi umat yang terstruktur dan profesional. Heru Komarujaman menegaskan kembali bahwa BSI siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

“Masjid yang kuat akan melahirkan jamaah yang kuat. Dan jamaah yang kuat akan memperkuat ekonomi umat. Itulah ekosistem yang sedang kita bangun bersama,” tutupnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan