Kacabdis Wilayah II Hadiri Ujian Perdana Presentasi KIR Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar

oleh -21 views
1629186255362 scaled https://sulselexperience.com/kacabdis-wilayah-ii-hadiri-ujian-perdana-presentasi-kir-siswa-sma-islam-athirah-1-makassar.html 1 Bҽɾαɳԃα Iɳϝσ Nυʂαɳƚαɾα Kacabdis Wilayah II Hadiri Ujian Perdana Presentasi KIR Siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar 1 Akademisi athirah
Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Makassar –

“Merdeka Berkarya Ilmiah,” adalah tema kegiatan Presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMA Islam Athirah 1 Makassar yang digelar semi virtual, Senin (16/8/2021). Para peserta presentasi KIR dan penguji hadir langsung di Studio Athirah TV Sekolah Islam Athirah, sedangkan 147 partisipan lainnya mengikuti melalui aplikasi Zoom Meeting.

Kegiatan presentasi Karya Ilmiah Remaja (KIR) ini merupakan program tahunan bagi siswa kelas XII dan merupakan prasyarat kelulusan. Sebagai koordinator kegiatan pelaksanaan Presentasi KIR siswa Kelas XII untuk TP. 2021/2022 adalah Sabrianti, A., S.Pd., M.Pd.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Cabang Dinas Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP., M.H., Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd., Ketua BMJ Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Novita Munassar, S.Kom., para Pimpinan Unit Sekolah Islam Athirah, Wakasek dan Dewan Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar, Perwakilan Orang Tua dari Peserta Ujian Perdana Presentasi KIR SMA Islam Athirah 1 Makassar, serta para siswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.

Acara pembukaan dibuka dengan tilawah oleh Nur Muh. Dhiaul Haq Basumbul dan saritilawah oleh Kartika Nadya Sulistyani. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Sambutan pertama oleh Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan Presentasi Karya Ilmiah Remaja bagi siswa kelas XII.

“Kegiatan ini adalah Ujian Perdana Karya Ilmiah Remaja Kelas XII SMA Islam Athirah 1 Makassar. Kegiatan ini wajib sifatnya bagi siswa kelas XII sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer di semester genap nantinya. Maka sebelumnya siswa kelas XII harus menyelesaikan karya ilmiah remajanya di semester ganjil ini. Hal ini tentu melalui proses yang cukup kompetitif. Dimulai dari sosialisasi di kelas X kemudian memasukkan 3 judul lalu diseleksi oleh tim menjadi 1 judul dan penetapan pembimbing. Di kelas XI menyelesaikan penyusunannya dan ujian KIR di kelas XII semester ganjil,” ujarnya.

Selanjutnya Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada SMA Islam Athirah 1 Makassar melakukan suatu program yang sangat bagus bagi Sekolah Islam Athirah. Salah satu penguatan dari pohon literasi yang ada di Sekolah Islam Athirah. Mengapa saya katakan pohon literasi? Karena ada beberapa hal dan hari ini adalah bagian tangkai yang berbuah yang harus kita lihat hasilnya dari literasi yang ada,” ucapnya.

Sepatah kata dari perwakilan orang tua diwakili oleh Andi Ahmad Yani, S.Sos., M.Si., MPA., M.Sc. Ph. D. (candidate) yang merupakan orang tua dari salah seorang presenter, A. Afifah Araminta menyampaikan dukungannya atas program Presentasi KIR SMA Islam Athirah 1 Makassar.

“Anak-anak kita diberikan bekal sejak awal untuk menjadi seorang ilmuwan. Kami sebagai orang tua sangat senang dan mendukung sekali program seperti ini. Ananda sejak kelas X sudah mendiskusikan tentang tema apa yang akan diangkat dan selanjutnya ananda juga sering sharing tentang bagaimana ia melakukan riset, mengartikulasikan, membangun argumen kemudian menyusun karya ilmiahnya dan itu menurut saya luar biasa. Ini kita sebut sebagai ‘Experiential Learning,’ ucapnya.

“Sebuah proses belajar dengan membangun secara eksperimen, secara langsung, experience. Dan secara tidak langsung anak-anak kita kemudian belajar tentang banyak skill, skill tentang riset, skill atau keterampilan meneliti. Dalam membangun skill riset itu adalah tentang bagaimana membangun, logic dan juga Academic Academic Writing Skill House sebuah skill yang nantinya dibutuhkan di banyak tempat. Dan lebih penting lagi pada saat presentasi anak-anak juga belajar tentang bagaimana public speaking bagaimana mengartikulasikan ide secara verbal setelah mereka mengartikulasikan ide melalui menulis,” tambahnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdis) Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP. M.H. yang juga berkesempatan menyampaikan sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Ujian Presentasi Perdana Karya Ilmiah Remaja SMA Islam Athirah 1 Makassar TP. 2021/2022. Dalam sambutannya, Kacabdis mengapresiasi pelaksanaan presentasi perdana KIR oleh SMA Islam Athirah 1 Makassar.

“Berbicara tentang karya ilmiah tentu saja ini merupakan hal yang sangat baik, bahwa ini akan memberikan pengalaman yang nantinya anak-anakku semuanya akan melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi. Dengan kegiatan ini, anak-anakku sudah memiliki pengalaman di sini. Bagaimana menuangkan ide-ide atau gagasan kreatif menjadi sebuah tulisan yang sifatnya komprehensif dengan metodologi yang benar, dengan teori yang benar, dengan data-data yang benar. Tentu saja itu tidak bisa lepas dari bimbingan semua dewan Guru yang ada di sekolah,” ujarnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sekolah yang telah melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya dan saya harap ke depan ini terus ditingkatkan dan dipertahankan. Setidaknya anak-anakku semua memiliki kemampuan untuk debat, memiliki kemampuan untuk mempertahankan argumentasinya, memiliki kemampuan diskusi, dan memiliki kemampuan untuk mempresentasikan di depan penguji yang nantinya sebenarnya itu akan dilakukan di jenjang perguruan tinggi,” imbuhnya.

Rangkaian acara pembukaan yang dipandu oleh MC Annisa Wildana Kamil (XII MIPA 2) ditutup dengan pembacaan doa yang oleh Habib Assidiq (XII MIPA 2). Setelah sesi pembukaan kemudian dilanjutkan dengan Ujian Presentasi KIR dengan moderator Nurul Izzah Salsabila (XII MIPA 2). Dalam sesi ini, masing-masing presenter diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil KIR-nya di depan tim penguji kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab/masukan dari tim penguji.

Tim penguji dalam ujian Karya Ilmiah Remaja terdiri dari penguji internal dan eksternal. Sebagai penguji internal yakni: (1) Mas Aman Uppi, S.Pd., M.Pd. (Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido), (2) Saharuddin, S.Pd. (Kadept. Kurikulum Sekolah Islam Athirah), (3) Ibnu Hajar, S.Pd. (Kasi LPMP Sekolah Islam Athirah), (4) Dr. Bakry Liwang, M.Si. (Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah Bukit Baruga), (5) B.J. Gunawan, S.Pd., M.Pd. (Wakasek Kurikulum SMA Islam Athirah 1 Makassar), (6) Yusran, S.Pd., M.Pd. (Wakasek Kesiwaan dan IT SMA Islam Athirah 1 Makassar), dan (7) Rismawati Razak, S.Pd. M.Si. (Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar), (8) Muhammad Buyana, S.Pd., M.Pd. (Guru SMA Islam Athirah 1 Makassar).

Sebagai penguji eksternal adalah: (1) Dr. Mustari S. Lamada, M.T. (Ketua Jurusan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar). (2) Dr. Amal Akbar, S.Pd., M.Pd. (Dosen program Studi Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar).

Berikut ini daftar nama siswa kelas XII peserta presentasi KIR SMA Islam Athirah 1 Makassar TP. 2021/2022: (1) A. Afifah Araminta, kelas XII IPS (Judul KIR: Analisis Pakaian Ideal untuk Penyandang Tunadaksa di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Wirajaya Makassar), (2) Biljanah Bilqis El-Ulya, kelas XII MIPA 1 (Judul KIR: Pengaruh Ucapan Baik dan Buruk terhadap Makanan, Khususnya Nasi), (3) Siti Nur Azhifa, kelas XII MIPA 1 (Judul KIR: Efektivitas Pembelajaran Daring di SMA Islam Athirah Selama Masa Pandemi), (4) A. Fadhilah Octaviani, kelas XII MIPA 4 (Judul KIR: Perubahan Pola Belajar siswa pada Masa Pandemi (Studi pada siswa Kelas XI SMA Islam Athirah 1 Makassar), (5) Zakiyah Nurul Fitri Imran, kelas XII MIPA 3 (Judul KIR: Pengaruh Penggunaan Tiga Kata Ajaib (Maaf, Tolong, dan Terima Kasih) terhadap Hubungan Sosial Antarsiswa SMA Islam Athirah 1 Makassar.