Mamuju, sulselexperience, com – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E., melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah prajurit terdampak gempa, bertempat di Makorem 142/Tatag Kab. Mamuju Sulbar. Sabtu, (13/03).
Pangdam menuju ke Makorem 142/Tatag usai memimpin upacara pelepasan satuan tugas (satgas) bencana alam TNI AD yang digelar di Dermaga Lanal Mamuju.

Pangdam mengatakan bahwa rumah yang diperbaiki ini adalah merupakan salah satu bangunan yang terdampak akibat gempa yang melanda Sulbar beberapa bulan lalu.
“Kita tau bahwa sebelum terjadi bencana, di tempat ini adalah rumah susun (rusun) yang dibangun oleh PUPR, tetapi setelah gempa rumah itu sudah tidak bisa dimanfaatkan dan bahkan sudah membahayakan, sehingga kita bongkar seluruhnya dan sekarang sudah rata dan kita saksikan sekarang ini”, jelasnya.
“Hari ini kita lakukan peletakan batu pertama, atas bantuan bapak Kasad yang diberikan untuk membangun atau mendirikan rumah prajurit sebanyak 118 unit di sini. Bukan rumah susun lagi tapi sudah rumah pelataran dan itu nanti pembangunannya dipercepat, karena makin lama pengerjaannya, tentu prajurit ini juga makin lama berada di luar, itu tentu tidak baik untuk kesehatan mereka, oleh karena itu dipercepat”, sambungnya.
Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini mengharapkan setelah pembangunan dilaksanakan para prajurit dapat memanfaatkannya dengan baik.
“Kita juga berharap bahwa setelah dibangun, rumah ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Prajurit. Masalah kualitas bangunannya yang pertama kita akan lakukan asistensi kemudian yang kedua rumahnya pasti anti gempa”, ujarnya.
“Harapan bagi para Prajurit Korem 142/Tatag, saya ucapkan terima kasih karena mereka sudah bekerja selama kurang lebih 2 bulan membantu pemerintah daerah dan harapan saya kepada mereka agar tetap semangat, tetap menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan”, tutupnya.(£)








